Raih Dukungan Telak, Mutaqin Saufi Nahkodai PC PGRI Mentaya Hilir Selatan

FOTO - Suasana Konfercab PC PGRI Mentaya Hilir Selatan saat kegiatan tersebut.

SAMPIT – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Kecamatan Mentaya Hilir Selatan menggelar Konferensi Cabang (Konfercab) pada Kamis, 7 Mei 2026 lalu di Aula Kecamatan Mentaya Hilir Selatan. Agenda lima tahunan yang memuat penyampaian laporan pertanggungjawaban sekaligus pemilihan kepengurusan baru masa bakti 2026–2031 itu berlangsung semarak, penuh dinamika, dan menjadi perhatian besar kalangan pendidik di wilayah Samuda dan sekitarnya.

Kegiatan dibuka langsung oleh Ketua PD II PGRI Kabupaten Kotawaringin Timur, Mahbub, S.Pd.. Dalam suasana yang sarat semangat persatuan guru, konferensi turut dihadiri unsur Forkopimcam, di antaranya Camat Mentaya Hilir Selatan, Kapolsek Jaya Karya Samuda, Danramil 1015-01 Samuda, serta sejumlah tamu undangan dari berbagai unsur pendidikan dan pemerintahan.

Sebanyak 110 peserta yang terdiri atas utusan guru TK, SD/MI, SMP/MTs, hingga SMA/SMK/MA hadir sebagai representasi suara pendidik dari berbagai sekolah di Kecamatan Mentaya Hilir Selatan. Masing-masing sekolah mengirimkan tiga delegasi untuk menentukan arah baru organisasi profesi guru tersebut selama lima tahun ke depan.

Pemilihan ketua berlangsung demokratis dengan menghadirkan tiga kandidat terbaik dari lintas jenjang pendidikan. Mereka adalah Qomariah, S.Pd. dari SMAN 1 Mentaya Hilir Selatan, Muslifah, S.Pd. dari SMPN 1 Mentaya Hilir Selatan, serta Mutaqin Saufi, S.Pd.I, M.Pd. dari SDIT Al Madaniyah Samuda.

Hasil pemungutan suara menghadirkan kejutan besar sekaligus penegasan kuat arah dukungan para guru. Mutaqin Saufi memperoleh kemenangan mutlak dengan raihan 84 suara. Sementara Qomariah memperoleh 6 suara dan Muslifah 5 suara. Dominasi suara tersebut menandai besarnya harapan para pendidik terhadap kepemimpinan baru yang dinilai mampu menghadirkan energi segar bagi organisasi.

Dalam sambutannya usai ditetapkan sebagai ketua terpilih, Mutaqin Saufi menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan besar yang diberikan kepadanya.

“Ini adalah amanah besar. Saya menyadari masih harus banyak belajar, namun amanah ini harus diterima dan dijalankan sebagai bentuk tanggung jawab kepada organisasi dan seluruh guru,” ujar Saufi.

Dia juga memberikan apresiasi kepada kepengurusan PC PGRI sebelumnya atas berbagai capaian dan program yang telah dijalankan dengan baik. Ia menegaskan komitmennya untuk melanjutkan program-program positif yang telah ada, sekaligus menyiapkan inovasi baru yang relevan dengan kebutuhan organisasi dan perkembangan dunia pendidikan saat ini.

“Ke depan, PGRI harus semakin adaptif, solid, dan benar-benar hadir menjadi rumah perjuangan guru. Program organisasi harus menyentuh kebutuhan nyata para pendidik,” tambahnya.

Saufi berharap amanah yang diberikan kepadanya dapat diemban dengan baik melalui dukungan dan kebersamaan seluruh anggota PGRI di Mentaya Hilir Selatan.

Sementara itu, Mahbub, S.Pd. menegaskan bahwa Konfercab bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan momentum penting untuk melahirkan arah perjuangan baru bagi dunia pendidikan.

“Besarnya partisipasi dan kedewasaan berdemokrasi para guru dalam konferensi ini menunjukkan bahwa PGRI di Mentaya Hilir Selatan tumbuh sebagai organisasi yang matang, solid, dan visioner. Saya juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada kepengurusan lama atas dedikasi, pengabdian, dan program-program yang telah membawa organisasi terus bergerak dan berkembang,” tuturnya.

Mahbub berharap kepengurusan baru di bawah kepemimpinan Mutaqin Saufi mampu menjaga marwah organisasi, memperkuat solidaritas antarpendidik, serta menghadirkan program-program yang inovatif dan berdampak nyata bagi guru maupun dunia pendidikan.

“Kemenangan dalam organisasi bukan sekadar tentang jumlah suara, tetapi tentang kesiapan memikul amanah dan kemampuan merangkul seluruh elemen guru. Saya berharap pengurus baru dapat membawa PGRI semakin relevan dengan tantangan zaman, menjadi ruang pengabdian yang bermartabat, serta memperkuat posisi guru sebagai pilar utama kemajuan bangsa,” pungkasnya.

Atmosfer konferensi yang penuh antusiasme itu pun menjadi penanda lahirnya semangat baru bagi dunia pendidikan di wilayah tersebut.//

 

pesona haka kalibata