DPP PSI Turun ke Bogor, Serahkan Bantuan dan Dorong Konsolidasi Menuju Pemilu

BOGOR – Dewan Pimpinan Daerah Partai Solidaritas Indonesia (DPD PSI) Kota Bogor menggelar kegiatan bertajuk “Konsolidasi dan Halal Bihalal Pengurus DPD dan DPC se-Kota Bogor” pada Sabtu, 11 April 2026. Kegiatan ini berlangsung di Kantor Sekretariat DPD PSI Kota Bogor di Komplek Ruko Permata, Cilendek Barat.

Agenda tersebut menjadi momentum bagi partai untuk memperkuat struktur organisasi hingga tingkat akar rumput. Kegiatan dihadiri oleh Ketua Bidang Advokasi dan Litigasi Dewan Pimpinan Pusat Partai Solidaritas Indonesia (DPP PSI), Irfan Aghasar, bersama Ketua DPD PSI Kota Bogor Sugeng Teguh Santoso (STS), jajaran pengurus, serta perwakilan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) se-Kota Bogor.

Dalam kegiatan tersebut, DPP PSI juga menyerahkan bantuan fasilitas kerja berupa tujuh unit laptop dan satu unit Smart TV guna mendukung operasional DPD dan DPC di Kota Bogor.

Sugeng Teguh Santoso menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari konsolidasi rutin untuk memantau perkembangan kinerja organisasi. Ia menegaskan bahwa PSI sebagai partai politik harus selalu siap menjadi peserta sekaligus pemenang dalam pemilu melalui struktur yang solid.

Ia juga menyampaikan bahwa salah satu arahan utama dari Ketua Umum adalah memastikan pembentukan struktur partai hingga tingkat kelurahan melalui Dewan Pimpinan Ranting (DPRt), bahkan sampai ke tingkat anak ranting. Menurutnya, kesiapan struktur di tingkat DPC sangat penting untuk mendukung kelolosan verifikasi sebagai peserta pemilu.

“Hari ini kita mengecek kesiapan setiap DPC, apakah telah terpenuhi DPRt-nya. Karena mereka harus siap bekerja agar bisa lolos verifikasi sebagai calon peserta pemilu,” ujar Sugeng Teguh Santoso di Bogor, pada Sabtu, 11 April 2026.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas bantuan fasilitas dari DPP PSI yang dinilai sangat membantu kerja organisasi di tingkat daerah. “Bantuan tujuh unit laptop dan satu unit Smart TV tersebut merupakan dukungan tak terduga yang sangat membantu kerja-kerja organisasi di tingkat DPC dan DPD,” katanya.

Sementara itu, Irfan Aghasar menegaskan bahwa kehadiran pengurus pusat ke daerah merupakan bagian dari mandat Rapat Kerja Nasional (Rakernas) yang diselenggarakan di Makassar. Ia juga menyatakan kesiapannya untuk maju di daerah pemilihan Jawa Barat III yang meliputi Kota Bogor dan Cianjur.

Irfan mengingatkan kader agar tidak hanya aktif menjelang pemilu, tetapi mulai bekerja secara nyata sejak jauh hari. Menurutnya, dengan waktu sekitar 30 bulan menuju kontestasi, kader perlu membangun kedekatan dengan masyarakat melalui kegiatan sosial yang konkret.

“Kita tidak lagi latah saat pemilu datang baru sibuk mencari dukungan, tapi harus jauh-jauh hari. Kita harus turun ke masyarakat, menyentuh hati masyarakat dengan kerja-kerja sosial dan kerja nyata yang nampak,” tegas Irfan.

Ia juga memberikan apresiasi kepada Sugeng Teguh Santoso yang dinilai memiliki kapasitas dalam memimpin organisasi dan membangun kemandirian partai di Kota Bogor.

Selain itu, Irfan menyoroti pentingnya adaptasi digital dalam menjangkau generasi milenial dan generasi Z. Ia berencana mengembangkan program yang menyasar masyarakat, seperti kewirausahaan bagi anak muda serta advokasi pendidikan gratis di sekolah negeri, melalui pemanfaatan media sosial dan platform digital.

Sekretaris DPD PSI Kota Bogor, Albert Roffy Aryus, menambahkan bahwa sinergi antara DPP dan DPD menjadi kunci untuk mencapai target perolehan kursi di parlemen Kota Bogor. Ia menyebutkan bahwa PSI menargetkan minimal tiga kursi dalam pemilu mendatang.

“Sinergi antara DPP dan DPD memang sangat diperlukan untuk target PSI Kota Bogor mencapai minimal tiga kursi,” pungkas Albert.

pesona haka kalibata