PALANGKA RAYA, KBC – Pimpinan Cabang Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (PC KMHDI) Kota Palangka Raya melaksanakan KMHDI mengajar sebagai bagian dari komitmen untuk mencerdaskan generasi bangsa. Kegiatan tersebut mengangkat tema “Mewujudkan Pendidikan yang inklusif” dan dilaksanakan di desa Sigi, Kecamatan Kahayan Tengah, Kabupaten Pulang Pisau, Provinsi Kalimantan Tengah pada Sabtu, (11/5/2024).
KMHDI Mengajar merupakan salah satu program kerja yang dilaksanakan secara Nasional dan digagas oleh Departemen Sosial Masyarakat Pimpinan Pusat Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (SOSMAS PP KMHDI).
PC KMHDI Palangka Raya sangat disambut baik oleh umat, warga serta para tokoh desa Sigi, karena ini pertama kalinya ada suatu organisasi yang berkunjung langsung ke daerah untuk membagikan buku pelajaran Agama Hindu dan menyampaikan nilai-nilai serta pendalaman terkait kitab suci Weda dan juga kitab suci Panaturan.
Ketua PC KMHDI Palangka Raya, Aldi Wira Prayoga menyampaikan bahwa sebagai organisasi yang bernafaskan Hindu melalui kegiatan KMHDI mengajar ini penting bagi kita untuk tingkatkan pemahaman nilai-nilai Dharma Agama, sadar akan pentingnya pendidikan, lebih lagi sadar akan bahayanya permasalahan stunting dan bahaya narkoba.
“Inti yang kami sampaikan dalam setiap mengajar tentu yang pertama nilai-nilai keagamaan Hindu, pentingnya pendidikan, stunting dan narkoba,” Jelas Aldi.
Aldi dalam sambutannya, “kami siap terlibat langsung untuk meningkatkan pendidikan, pemahaman serta siap menyampaikan aspirasi masyarakat kepihak yang berwewenang jika ada,” Ucapnya.
Ia juga menyampaikan harapannya melalui kegiatan ini bisa memberikan dampak positif serta motivasi untuk para remaja di desa Sigi, agar bisa melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi sesuai dengan apa yang menjadi harapan mereka dan harapan orang tua mereka.
Di waktu yang sama saat melakukan dialog dengan umat di Desa Sigi, masyarakat ada yang menyampaikan situasi dan kondisi umat di desa Sigi terkhususnya mengenai perihal permasalahan rumah ibadah, masih banyak yang perlu yang di perbaiki terkait lantai yang masih belum dikeramik, kemudian atap masih belum dipelapon, serta minimnya fasilitas lain seperti kipas angin, papan nama tempat ibadah, dan gorden jendela.
Aldi dalam pernyataan tertulisnya pada Kamis malam, 16 Mei 2024 juga berharap banyak agar pemerintah tidak tutup mata serta mendukung program-program KMHDI secara khusus dalam peningkatan kualitas pendidikan di Kalimantan Tengah. // (KBC/006)
Ikuti Kaltengbicara.com di Google News untuk dapatkan informasi lainnya.














