Perpedayak Fasilitasi Dialog Penambang Rakyat dan Polda Kalteng Bahas Tata Kelola Tambang

PALANGKA RAYA — Ketua Umum Perpedayak Se-Tanah Dayak, Wawan Nopardo AS, memfasilitasi pertemuan antara Aliansi Penambang Rakyat Kalimantan Tengah (APR-KT) dan Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah guna membahas tata kelola serta keberlangsungan aktivitas tambang rakyat di wilayah tersebut.

Pertemuan tersebut mempertemukan Koordinator Lapangan APR-KT, Agus Prabowo Yesto, dengan Kepala Biro Perencanaan (Karo Rena) Polda Kalimantan Tengah, Kombes Pol Andreas Wayan Wisaksono.

Dalam pertemuan itu, Wawan Nopardo AS didampingi Ketua Harian Perpedayak Se-Tanah Dayak, Fran Nandoe. Dialog tersebut menjadi langkah awal untuk membuka komunikasi antara penambang rakyat dan aparat kepolisian terkait berbagai persoalan yang dihadapi di lapangan.

Sekretaris Jenderal Perpedayak Se-Tanah Dayak yang juga Koordinator Lapangan Aliansi Penambang Rakyat (APERA), Yongki Agustar, mengatakan bahwa pertemuan tersebut merupakan bagian dari agenda konsolidasi yang akan terus dikawal oleh organisasinya.

Menurut Yongki, komunikasi dan koordinasi antar pihak perlu terus dijaga agar solusi yang dihasilkan dapat bersifat konstruktif bagi semua pihak.

“Koordinasi selanjutnya akan tetap dipusatkan melalui APERA dan Perpedayak untuk memastikan komunikasi berjalan konstruktif,” tegas Yongki Kamis, 12 Maret 2026.

Ia menambahkan bahwa Perpedayak bersama APERA berkomitmen untuk terus memfasilitasi dialog antara penambang rakyat dan pemangku kepentingan, sehingga tercipta tata kelola pertambangan rakyat yang lebih baik dan berkelanjutan di Kalimantan Tengah. //

Ikuti Kaltengbicara.com di Google News untuk dapatkan informasi lainnya.

pesona haka kalibata