PANGKALAN BUN – Dewan Pimpinan Kecamatan (DPK) Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kecamatan Kotawiringin Lama menggelar pertemuan bersama para kepala desa se-Kecamatan Kotawiringin Lama. Pertemuan tersebut membahas penguatan peran pemerintah desa serta upaya memperkuat sinergi dengan pihak swasta dan perusahaan yang beroperasi di wilayah kecamatan setempat.
Dalam pertemuan itu, Ketua DPK APDESI Kotawiringin Lama, Muhammad Alfansuri, SP, M.Si, menegaskan pentingnya perhatian dan kepedulian perusahaan terhadap desa-desa yang berada di sekitar wilayah operasionalnya. Menurut dia, keberadaan perusahaan di suatu wilayah semestinya mampu memberikan dampak positif dan berkelanjutan bagi masyarakat desa.
“Kami berharap pihak swasta dan perusahaan yang beroperasi di Kecamatan Kotawiringin Lama dapat lebih memperhatikan desa-desa sekitar perusahaan. Salah satunya melalui penyaluran program Corporate Social Responsibility (CSR) yang merata dan tepat sasaran,” ujar Alfansuri pada Jumat, (23/1/2026).
Ia menambahkan, setiap desa yang berada di sekitar kawasan operasional perusahaan diharapkan dapat memperoleh alokasi CSR. Dana tersebut dapat dimanfaatkan untuk mendukung pembangunan desa, antara lain perbaikan infrastruktur, peningkatan pelayanan dasar, pemberdayaan ekonomi masyarakat, pendidikan, hingga kegiatan sosial lainnya.
Menurut Alfansuri, sinergi antara pemerintah desa dan pihak perusahaan menjadi kunci penting dalam mewujudkan pembangunan yang berkeadilan dan berkelanjutan. Dengan dukungan program CSR yang jelas dan berkesinambungan, desa-desa di Kecamatan Kotawiringin Lama diharapkan mampu berkembang lebih baik dan semakin mandiri.
Pertemuan tersebut juga menjadi wujud komitmen DPK APDESI Kotawiringin Lama untuk terus menjembatani komunikasi antara pemerintah desa dan pihak perusahaan. Upaya ini dilakukan guna menciptakan hubungan yang harmonis sekaligus mendorong optimalisasi pembangunan desa di wilayah Kecamatan Kotawiringin Lama. //
Ikuti Kaltengbicara.com di Google Newsuntuk dapatkan informasi lainnya.














