Latsar CPNS Pemprov Kalteng Ditutup, ASN Baru Didorong Jadi Penggerak Inovasi Pelayanan Publik

PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menegaskan pentingnya peran aparatur sipil negara (ASN) sebagai motor penggerak inovasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Komitmen tersebut disampaikan saat penutupan Pelatihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Golongan II dan III Angkatan I, II, III, IV, V, dan VI Tahun 2026.

Kegiatan penutupan berlangsung di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Rabu (22/4/2026), dan dipimpin oleh Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, Edy Pratowo.

Dalam sambutannya, Edy mengatakan Latsar bukan sekadar memenuhi syarat pengangkatan menjadi ASN, tetapi merupakan proses pembentukan karakter, integritas, dan profesionalisme aparatur yang akan mengemban tugas melayani masyarakat.

“ASN harus menjadi pelayan masyarakat yang berintegritas, profesional, adaptif terhadap perubahan, serta mampu menghadirkan inovasi dalam setiap pelaksanaan tugas,” ujarnya.

Ia menegaskan, tantangan birokrasi saat ini semakin kompleks sehingga setiap ASN dituntut mampu bekerja secara kolaboratif, memanfaatkan teknologi, serta memberikan pelayanan yang cepat, mudah, dan berkualitas.

Menurut Edy, semangat pembelajaran yang diperoleh selama mengikuti Latsar harus terus diterapkan di lingkungan kerja masing-masing sehingga mampu mendorong terwujudnya birokrasi yang efektif, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

“Kepada seluruh peserta, saya berharap ilmu, pengalaman, dan nilai-nilai dasar ASN yang telah diperoleh selama pelatihan dapat diimplementasikan secara nyata dalam pelaksanaan tugas sebagai abdi negara dan abdi masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Kalimantan Tengah, Rahmawati, menyampaikan bahwa seluruh peserta telah mengikuti rangkaian pelatihan yang mencakup pembelajaran klasikal, pembelajaran mandiri, aktualisasi di tempat kerja, hingga evaluasi kompetensi.

Menurutnya, pelaksanaan Latsar bertujuan membentuk ASN yang memahami nilai-nilai dasar BerAKHLAK, memiliki integritas tinggi, serta mampu memberikan pelayanan publik yang semakin berkualitas.

Penutupan Latsar tersebut menjadi penanda berakhirnya proses pembinaan dasar bagi CPNS di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. Para peserta diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang menghadirkan inovasi, memperkuat budaya kerja profesional, dan mendukung peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan di Kalimantan Tengah.

Ikuti Kaltengbicara.com di Google News untuk dapatkan informasi lainnya.

pesona haka kalibata