PALANGKA RAYA, KBC – Secara nasional hari pendidikan diperingati setiap tanggal 02 mei, melalui kesempatan tersebut Pengurus Daerah Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (PD KMHDI) Kalteng sampaikan permasalahan terkait dengan pendidikan khususnya yang ada di Kalimantan Tengah.
Pendidikan adalah salah satu investasi terbesar untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, yang bukan hanya dilakulan oleh pemerintah tapi semua stekholder terkait. KMHDI Kalteng seperti apa yang disampaikan oleh ketua Betto menyoroti masalah utama pendidikan yang masih tertinggal jauh dari pulau Jawa baik itu secara infrastruktur belajar mengajar, kualitas dan lainnya.
“Pendidikan khususnya yang ada di kalimantan tengah masih banyak tertinggal jauh seperti di pulau jawa baik itu infrastruktur belajar mengajar, kualitas pendidikan dan lain sebagaianya ini dapat dilihat dari beberapa sekolah yang masih kondisi ruangan yang sudah rusak, akses pendidikan yang mahal serta kurang nya beberapa guru seperti guru agama hindu” Ujar Betto.
KMHDI sangat peduli akan hal tersebut dan secara nasional KMHDI mempunyai satu program besar yaitu KMHDI mengajar, dimana kegiatan di ini selain difokuskan untuk anak-anak pasramana juga di fokuskan untuk seluruh siswa-siswi baik itu SD,SMP, bahkan SMA.
KMHDI Kalteng juga sudah rutin melaksanan Kegiatan KMHDI mengajar tahu lalu kita laksanan di desa Takaras Kabupaten Gunung Mas.
“Tahun ini kita akan laksanakan ditiga titik yaitu di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur; di Desa Bangkuang, Kabupaten Katingan dan di Kabupaten Pulang Pisau,” terangnya.
Selain proses belajar mengajar, KMHDI Kalteng juga sampaikan pemahaman penting agar tidak menikah diusia dini karena kebanyakan kasus yang terjadi hari ini banyak anak-anak yang baru lulus SMA itu tidak pikir panjang untuk menikah.
“Ya bagi kami mereka belum matang secara khusus dalam berpikir panjang, sehingga diumur yang masih muda mereka tidak memikirkan karir untuk kedepannya” tutupnya. // (KBC/006)
Ikuti Kaltengbicara.com di Google News untuk dapatkan informasi lainnya.














