Sigit Widodo: Urbanisasi Harus Diimbangi Dengan Layanan Publik dan Penataan Kota

PALANGKA RAYA – Ketua Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Sigit Widodo, menyoroti pentingnya kesiapan pemerintah dalam menghadapi pertambahan jumlah penduduk sebagai dampak urbanisasi yang terus berlangsung di kota tersebut.

“Setiap tahun, Palangka Raya terus didatangi pendatang dari berbagai provinsi, baik untuk ikut keluarga maupun merantau secara mandiri,” ujarnya kepada awak media, Jumat (13/6/2025).

Politikus PDI Perjuangan ini menekankan, peningkatan jumlah penduduk harus diiringi dengan kebijakan yang matang agar tidak menimbulkan persoalan baru di masyarakat.

Menurutnya, tantangan seperti kepadatan lalu lintas, keterbatasan hunian layak, serta tingginya kebutuhan lapangan kerja harus segera diantisipasi.

“Pertambahan jumlah penduduk harus dijawab dengan kesiapan dari sisi pelayanan publik dan penataan kota. Pemerintah juga perlu memperkuat sistem pengawasan untuk mencegah dampak negatif sejak dini,” tegasnya.

Sebagai Ibu Kota Provinsi Kalimantan Tengah, kata Sigit, Palangka Raya memerlukan strategi lintas sektor, termasuk kerja sama dengan dunia usaha dan masyarakat, guna mengelola perubahan demografis secara berkelanjutan.

“Penting menjaga keseimbangan antara pembangunan dan kualitas hidup warga. Kebijakan harus disusun berdasarkan realitas di lapangan,” tambahnya.

Ia juga mengajak masyarakat agar turut aktif menyampaikan aspirasi serta berkontribusi dalam proses pembangunan.

“Dengan kolaborasi yang solid, kita bisa memastikan urbanisasi di Palangka Raya berjalan tertata dan memberi manfaat bagi semua pihak,” tutupnya. //

Ikuti Kaltengbicara.com di Google Newsuntuk dapatkan informasi lainnya.

pesona haka kalibata