PALANGKA RAYA – Upaya Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya dalam mengoptimalkan pengelolaan pasar tradisional mendapat apresiasi dari Anggota Komisi II DPRD Kota Palangka Raya, Tantawi Jauhari.
“Beberapa waktu lalu Pemko melakukan penataan ulang drainase di Pasar Besar. Ini langkah yang tepat untuk menjaga eksistensi pasar tradisional,” ujarnya kepada awak media, Kamis (12/6/2025).
Politikus Partai Gerindra ini menilai bahwa perbaikan, penataan, dan kebersihan di kawasan pasar tradisional dapat meningkatkan daya tarik masyarakat untuk kembali berbelanja kebutuhan pokok di sana.
Ia menegaskan, suasana pasar yang tertata tidak hanya memberikan kenyamanan bagi pengunjung, tetapi juga berdampak positif bagi para pedagang.
“Apalagi jika area parkir jelas, akses mudah, dan tempatnya bersih. Tentu masyarakat akan lebih senang datang. Lingkungan yang nyaman menciptakan pengalaman belanja yang lebih positif,” ungkapnya.
Tantawi juga mendorong adanya sinergi antara Pemko, pengelola pasar, dan para pedagang untuk menjaga agar suasana pasar tetap tertib dan nyaman.
“Pengelolaan pasar yang baik tak hanya berdampak pada estetika, tetapi juga memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan aktivitas ekonomi lokal,” tambahnya.
Ia juga mengingatkan bahwa di tengah berkembangnya teknologi dan keberadaan supermarket modern yang menawarkan suasana nyaman dan bersih, pasar tradisional menghadapi tantangan besar.
“Tantangan seperti ini harus dijawab oleh para pedagang pasar tradisional. Banyak pasar di kota besar yang sepi karena lingkungannya jorok dan tidak nyaman,” tukasnya. //
Ikuti Kaltengbicara.com di Google Newsuntuk dapatkan informasi lainnya.














