AL-MADANIYAH: Tumbuhkan Jiwa Disiplin, Mandiri, dan Kepemimpinan Sejak Dini

FOTO - Ketua Mebigus dan Kakak Pembina saat foto bersama di kegiatan Persami.

SAMPIT — Gerakan Pramuka Gugus Depan Al-Fityan 597-598 kembali menorehkan kesuksesan dalam menyelenggarakan Perkemahan Sabtu-Minggu (Persami) yang berlangsung di halaman SDIT Al-Madaniyah Samuda, Sabtu hingga Minggu, 26–27 April 2025.

FOTO – Pembukaan Persami oleh Mutaqin Saufi ketua Mabigus Gudep Al-Fityan

Mengusung tema “Dengan Persami Membentuk Generasi Islam yang Disiplin, Mandiri, dan Berjiwa Kepemimpinan,” kegiatan ini diikuti antusias oleh 110 peserta dari kelas 4, 5, dan 6, yang terbagi dalam lima regu putra dan lima regu putri.

Persami dibuka secara resmi oleh Kepala SDIT Al-Madaniyah Samuda sekaligus Ketua Mabigus Gudep Al-Fityan, Mutaqin Saufi. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa kegiatan ini merupakan agenda tahunan penting dalam membentuk karakter unggul peserta didik. Saufi menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh peserta, orang tua, serta kakak pembina yang telah mendukung dan mempersiapkan kegiatan dengan sangat baik.

FOTO bersama seluruh peserta kemah Persami, kakak pembina dan Ketua Mabigus Gudep Al-Fityan.

“Kegiatan ini bukan hanya membentuk kedisiplinan dan kemandirian, tetapi juga menanamkan rasa tanggung jawab, dedikasi, serta nilai-nilai religiusitas yang kuat,” tutur Saufi.

Norlatifah Wardah, Pembina Pramuka Gudep Al-Fityan sekaligus Ketua Panitia, menambahkan bahwa kepramukaan merupakan sarana efektif dalam menanamkan karakter, melatih kecakapan hidup (life skills), dan memperluas wawasan kebangsaan melalui nilai-nilai luhur kepramukaan.

“Persami kali ini dirangkai dengan berbagai kegiatan bermakna seperti pendirian tenda, lomba yel-yel, Hasta Karya, To Be No One, api unggun, malam unjuk bakat, senam pagi, hiking, serta upacara penutupan. Seluruh kegiatan berlangsung dalam suasana yang tertib dan penuh keceriaan,” ungkap Latifah.

Tidak hanya itu, Pembina Pramuka lainnya, Rabiatul Adawiyah, juga turut mengungkapkan kebanggaannya atas semangat para peserta. Ia menilai bahwa Persami ini menjadi momen penting untuk mengasah kemampuan kerjasama, kepemimpinan, serta ketangguhan mental anak-anak.

“Melalui kegiatan ini, peserta didik belajar banyak hal; mulai dari mengelola diri sendiri, beradaptasi dengan lingkungan, hingga mengambil keputusan dalam situasi nyata. Ini adalah bekal berharga untuk membentuk pribadi yang tangguh dan berkarakter,” ujar Rabiatul Adawiyah.

Selama kegiatan, peserta dan pembina tetap menjaga nilai-nilai spiritual dengan melaksanakan salat lima waktu berjamaah serta memperbanyak doa dan dzikir, sehingga suasana keislaman tetap terasa dalam setiap aktivitas.

Puncak kemeriahan Persami terasa saat penyalaan api unggun dan malam unjuk bakat yang turut disaksikan oleh para orang tua siswa. Kehadiran mereka menambah semarak dan mempererat hubungan antara sekolah, peserta, dan keluarga besar SDIT Al-Madaniyah.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap peserta didik mendapatkan pengalaman berharga tentang kepemimpinan, tanggung jawab terhadap masa depan, serta pentingnya menjaga keseimbangan alam,” pungkas Latifah.

Semangat dan keceriaan yang terpancar dari seluruh peserta menjadi bukti nyata bahwa Persami ini bukan sekadar kegiatan rutin, melainkan wadah efektif dalam membentuk generasi muda yang kuat, disiplin, dan berjiwa pemimpin.// (KBC/007)

pesona haka kalibata