PALANGKA RAYA – Wakil Ketua I DPRD Kalteng, Riska Agustin menyampaikan berbagai rekomendasi kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng, seperti memperluas program pemberdayaan ekonomi masyarakat, serta mendorong redistribusi aset dan akses terhadap sumber daya produktif.
“Termasuk tanah dan modal usaha bagi kelompok rentan,” katanya kepada awak media, Selasa (13/5/2025).
Pihaknya mengingat adanya peningkatan pekerja setengah penganggur yang menunjukkan kualitas penyerapan tenaga kerja masih rendah.
“Dan, jumlah penduduk miskin september 2024 tercatat 149,24 ribu orang (5,26%), meningkat dibanding maret 2024 di wilayah perkotaan,” ucapnya.
Lebih lanjut, pihaknya juga mengingatkan untuk memperkuat peran kalteng sebagai mitra ibu kota negara (ikn) dengan menyiapkan infrastruktur ekonomi, dan konektivitas.
“Kemudian, meningkatan kualitas SDM secara terencana. program strategis nasional seperti Food Estate, pengembangan kawasan industri, dan pembangunan pusat logistik terpadu,” jelasnya.
Meningkatkan mekanisme kerja terpadu dan terintergrasi penghimpunan dalam rangka sumber-sumber.
“Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui pajak daerah, seperti pajak air permukaan, pajak alat berat, opsen pajak MBLB, PKB, PBBKB, dan lainnya,” tuturnya.
Lebih lanjut, pihaknya juga mendorong adanya inovasi usaha BUMD ke arah peningkatan kinerja dan laba.
“Meningkatkan kinerja keuangan daerah terutama terkait kapasitas penyerapan anggaran dan belanja daerah yang pada tahun 2024 hanya mencapai 88,49%,” jelasnya.
meningkatkan sinergitas bersama dprd dan Pemprov dalam perbaikan dan mekanisme belanja hibah dan Bansos dan meningkatkan koordinasi, komunikasi, dan transparansi dalam setiap perubahan sebagaimana perundangan.
“Rekomendasi-rekomendasi penting lainnya yang tertuang pada lampiran dokumen ini sebagai bagian tidak terpisahkan. DPRD berharap agar Pemprov, dapat memperhatikan dan menindaklanjuti kedepan,” tutupnya. //
Ikuti Kaltengbicara.com di Google News untuk dapatkan informasi lainnya.














