PALANGKA RAYA – Anggota Komisi II DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Sutik, menyatakan dukungan penuh terhadap rencana pembangunan smelter bauksit di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).
Ia menilai keberadaan fasilitas pengolahan tersebut akan memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah sekaligus meningkatkan nilai tambah komoditas mineral lokal.
“Dengan smelter, saya sangat mendukung, supaya harga bauksit lebih bagus,” kata Sutik, Jumat (3/10/2025).
Ia menjelaskan bahwa kualitas bauksit di wilayah Kotim tergolong baik dan layak diolah langsung di daerah, ketimbang dikirim ke luar provinsi untuk diproses. Dengan adanya smelter, kata dia, hasil dan keuntungan dari sektor pertambangan dapat lebih banyak dirasakan oleh masyarakat setempat.
“Bauksit di Kotawaringin Timur tergolong bagus. Jadi daripada menjual bauksit ke daerah lain, lebih baik diolah di sini,” ujarnya.
Sutik meyakini pembangunan smelter akan memberikan efek berganda bagi perekonomian daerah, mulai dari peningkatan pendapatan hingga terciptanya peluang usaha dan lapangan kerja baru bagi warga sekitar.
“Dengan adanya smelter di Kotim, tentu dampaknya panjang untuk ekonomi. Dampaknya baik dan menguntungkan, masyarakat juga bisa ikut merasakan karena apa pun yang dijual pasti laku,” ungkapnya.
Terkait isu lingkungan yang kerap mencuat, Sutik memastikan bahwa potensi pencemaran dapat ditekan selama pengelolaan dilakukan dengan benar serta menerapkan teknologi ramah lingkungan.
“Saya yakin pencemaran dari smelter bauksit ini sangat kecil sekali, asalkan diawasi dan dikelola dengan benar,” pungkasnya. //
Ikuti Kaltengbicara.com di Google Newsuntuk dapatkan informasi lainnya.














