PALANGKA RAYA – Fraksi Partai Gerindra di DPRD Kalteng melalui Juru bicara, Wengga Febri Dwi Tananda menyampaikan bahwa pihaknya mengakui pelaksanaan pembangunan yang dilaksanakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng di tahun 2024 menunjukkan sejumlah kemajuan yang patut diapresiasi.
“Kemajuan yang kami maksud yakni seperti stabilitas makro ekonomi daerah, capaian dalam bidang reformasi birokrasi, serta peningkatan pada beberapa indikator kesejahteraan masyarakat,” katanya kepada awak media, Rabu (7/5/2025).
Namun, menurutnya, Fraksi Gerindra turut juga mencatat adanya beberapa permasalahan mendasar yang masih menjadi tantangan serius.
“Seperti di bidang ekonomi dan ketahanan pangan. Fraksi Gerindra mencatat bahwa pertumbuhan ekonomi sebesar 4,46% menunjukkan perbaikan, namun masih di bawah target RPJMD,” tuturnya.
Ketergantungan pada sektor primer seperti pertambangan dan perkebunan diungkapkan pihaknya masih tinggi, sementara sektor industri pengolahan justru terkontraksi.
“Oleh karena itu kami mendorong Pemprov untuk meningkatkan pengembangan sektor pertanian berbasis kearifan lokal,” ujarnya.
Lebih lanjut, mengoptimalkan potensi sektor perikanan dan peternakan rakyat. Mendorong hilirisasi industri berbasis hasil pertanian, kehutanan, dan tambang untuk memberikan nilai tambah dan membuka lapangan kerja baru.
“Lalu, mengembangkan kawasan ekonomi khusus berbasis pangan dan industri kecil menengah (IKM). Selain itu, kami menekankan pentingnya membangun ketahanan pangan dengan memperkuat sistem logistik daerah dan menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok,” tutupnya. //
Ikuti Kaltengbicara.com di Google News untuk dapatkan informasi lainnya.














