SAMPIT – Perayaan Hari Ulang Tahun ke-73 Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, dipastikan akan berlangsung semarak dan berkelas. Tahun ini, pemerintah daerah menghadirkan sebuah kolaborasi strategis dan atraktif antara Sampit Ekspor dan Festival Habaring Hurung yang dipusatkan di kawasan Stadion 29 November, sebagai episentrum perayaan rakyat dan etalase kemajuan daerah.
Melalui Sampit Expo, masyarakat tidak hanya disuguhkan deretan stan pameran produk unggulan daerah, tetapi juga diajak menyelami semangat kemandirian ekonomi dan potensi ekspor Kotawaringin Timur ke panggung yang lebih luas. Sementara itu, Festival Habaring Hurung hadir sebagai ruang selebrasi budaya yang hidup, menampilkan beragam lomba tradisional yang sarat makna dan kearifan lokal, Serta berbagai atraksi budaya lainnya yang memikat perhatian pengunjung lintas generasi.
Salah satu agenda yang paling menyedot perhatian publik adalah Pemilihan Putra–Putri Pariwisata Kabupaten Kotawaringin Timur, sebuah ajang prestisius yang tidak hanya menonjolkan pesona, tetapi juga intelektualitas, wawasan, dan visi generasi muda sebagai duta pariwisata daerah.
Dalam lomba Pemilihan Putra–Putri Pariwisata Kabupaten Kotawaringin Timur, Nia salah satu panitia pelaksana menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan pemilihan berlangsung sejak 5 Januari hingga 11 Januari 2026. Tahapan seleksi dirancang komprehensif dan profesional, meliputi technical meeting, pembekalan, photoshoot, wawancara (interview), unjuk bakat, hingga grand final.
“Pada hari ini, Selasa, 6 Januari 2026, telah dilaksanakan tahapan interview dan tes tertulis yang bertempat di Kantor Bapperida Kabupaten Kotawaringin Timur, Jalan Jenderal Sudirman Km 6,” ungkap Nia.
Ia menambahkan, proses wawancara menjadi salah satu penilaian krusial dengan kriteria yang menitikberatkan pada kualitas substantif para peserta. Aspek wawasan pariwisata dan budaya mencakup pengetahuan tentang objek wisata, sejarah, keunikan daerah, serta isu-isu pariwisata baik di tingkat lokal maupun nasional. Peserta juga dinilai dari pemahaman filosofi tradisi, makna budaya, serta kesadaran akan pentingnya pelestarian, termasuk kemampuan menjelaskan isu pariwisata terkini seperti green tourism dan ekonomi kreatif.
Dari sisi kepribadian dan sikap, penilaian meliputi kepercayaan diri, keramahan, sopan santun, profesionalisme, loyalitas, serta kemampuan menjadi teladan bagi generasi muda. Originalitas dan keinovatifan dalam menjawab pertanyaan turut menjadi indikator penting.
Sementara itu, kemampuan komunikasi dinilai dari kecakapan berbicara yang jelas, terstruktur, dan koheren, termasuk kemampuan menjawab pertanyaan secara relevan serta penguasaan bahasa asing terutama Bahasa Inggris sebagai bekal promosi pariwisata di tingkat internasional.
Tak kalah penting, peserta diuji melalui visi, misi, dan program inovatif, yang menggambarkan motivasi mengikuti ajang serta gagasan konkret dan terarah dalam mempromosikan pariwisata daerah, seperti pemanfaatan media sosial dan program pengembangan sumber daya manusia.
Dengan kolaborasi agenda ekonomi, budaya, dan pengembangan generasi muda ini, HUT ke-73 Kabupaten Kotawaringin Timur bukan sekadar perayaan seremonial, melainkan cermin optimisme daerah yang terus melangkah maju berakar kuat pada budaya, namun terbuka lebar ke panggung global.//














