Parodi Gubernur Kalteng Viral, Pembuat Konten Sambangi Kantor PWI dan Minta Maaf

PALANGKA RAYA – Konten kreator pembuat video parodi wartawan dan Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), Agustiar Sabran menyampaikan permintaan maaf usai video unggahannya viral di media sosial. Pemilik akun bernama Saifullah menyatakan penyesalannya atas kegaduhan yang ia perbuat.

Parodi yang diunggah akun Saif Hola tersebut, terlihat seolah dirinya berprofesi sebagai wartawan, sehingga menuai kontroversi dikalangan masyarakat. Hingga beragam komentar dari netizen yang positif hingga negatif saling bermunculan.

Video parodi tersebut diketahui diunggahnya di tiga platform media sosial, Facebook, Instagram dan juga Tiktok. Saat ini video tersebut sudah ditonton jutaan kali.

Bertempat di kantor Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalteng, Saifullah didampingi beberapa Organisasi Masyarakat (Ormas) menyampaikan klarifikasi kepada awak media.

“Terkait konten yang telah membuat kegaduhan di Kalteng, itu murni kesalahan saya pribadi. Jadi tidak ada dari pihak manapun yang menyuruh atau meminta saya untuk membuat video tersebut, kenapa harus gubernur? disitulah kesalahan saya. Tentu dibalik itu semua, adalah tanggung jawab saya,” ungkapnya.

Ia menegaskan, tidak ada unsur apapun dalam pembuatan video itu, hanya saja untuk lucu-lucuan saja, dan tidak ada tujuan untuk menyinggung dan keterlibatan politik didalamnya.

“Didalam video itu saya tidak bertujuan untuk mengkritik, saya ranahnya di komedian. Mengapa kontennya politik? Itu salah satu point kekeliruan dan kebodohan saya dalam membuat konten tersebut,” tegasnya.

Kemudian, dari kegaduhan yang ditimbulkan Saifullah berjanji kedepannya untuk berhati-hati lagi dan tidak akan mengulang kembali keselahan yang sama. Ia berharap kepada konten kreator lainnya agar tidak melakukan hal serupa dikemudian hari

“Saya akan menjadikan ini pelajaran agar kedepannya dapat menjadi lebih baik lagi. Video konten tersebut sudah saya hapus di tiga platform, facebook, instagram dan tiktok,” tuturnya

Termasuk Kepada rekan-rekan wartawan, Saifullah juga secara terang-terangan meminta maaf sudah membawa nama profesi wartawan dalam konten yangbtelah dibuatnyq.

“Saya ucapkan terima kepada Ketua PWI Kalteng, organisasi dayak dan semua pihak yang terlibat. Saya juga meminta maaf kepada masyarakat Kalimantan Tengah khususnya di Kota Palangka Raya, itu murni kesalahan saya, saya tidak berniat apapun kepada pemimpin kita,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua PWI Kalteng, Muhammad Zainal menyatakan menerima permintaan maaf dari Saifullah sang konten kreator, serta berharap kejadian tersebut tidak terulang kembali dan menjadi pelajaran bagi kontenkreator lainnya.

“Kami tentu memberikan maaf tersebut, selama itu disampaikan secara tulus, semoga kedepan semua berjalan dengan baik dan tidak ada permasalahan lagi,” singkatnya. //

Ikuti Kaltengbicara.com di Google News untuk dapatkan informasi lainnya.

pesona haka kalibata