SAMPIT – Kemunculan seekor beruang madu diduga sekitar Kota Sampit yang diunggah melalui media sosial (Medsos) membuat Badan Konversi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sampit langsung bergerak cepat. Mereka langsung menelusuri lokasi-lokasi yang diduga tempat keberadaan beruang tersebut
Komandan BKSDA Sampit H. Muriansyah mengungkapkan pihaknya masih belum menemukan lokasi kemunculannya beruang tersebut.
“Awalnya dinfokan di medsos lokasinya masuk Jalan WMP 3 tembus ke Jalan Bumi Raya Sampit. Kemudian kami cari lokasi tersebut, namun ketika kami tanya-tanya warga setempat tetapi tidak ada yang tahu terkait kemunculan beruang tersebut,” ujar Muriansyah, Jumat 28 November 2025.
Kemudian, lanjut Muriansyah, pihaknya terus mencoba masuk lewat Jalan Bumi Raya dan bertanya warga setempat, namun tidak yang tahu.
“Beberapa tumpukan sampah rumah tangga tadi ditemukan di tepi Jalan Bumi Raya, ini bisa menyebabkan beruang datang ke lokasi tersebut untuk mencari makan,”lanjutnya.
Disampaikanya, bisa saja dalam tumpukan sampah tadi ada sisa-sisa makanan warga yang membuang sampah secara sembarangan
“Besok coba cari lagi. Barusan di IG ada balasan dari anak pembuat video terkait lokasi kenunculan beruang,” pungkasnya. //
Ikuti Kaltengbicara.com di Google News untuk dapatkan informasi lainnya.














