PALANGKA RAYA – Program Diklat Pemberdayaan Masyarakat (DPM) Bidang Transportasi yang digelar di Palangka Raya dinilai menjadi bagian dari upaya peningkatan keselamatan transportasi di Kalimantan Tengah, Kamis (12/2/2026).
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Tengah Yulindra Dedy mengatakan program tersebut merupakan salah satu kegiatan unggulan Kementerian Perhubungan Republik Indonesia dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia transportasi.
Menurutnya, para peserta tidak hanya menerima materi teknis, tetapi juga dibekali pemahaman mengenai etika, tanggung jawab, dan pentingnya keselamatan dalam pelayanan transportasi.
“Melalui diklat ini, para peserta tidak hanya dibekali pengetahuan dan keterampilan teknis, tetapi juga ditanamkan etika dan tanggung jawab dalam mendukung keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di lingkungan masing-masing,” ujarnya.
Diklat yang berlangsung selama tiga hari itu menghadirkan tenaga pengajar dari Balai Pendidikan dan Pelatihan Transportasi Darat Mempawah, BPTD Kelas II Kalimantan Tengah, serta Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Tengah.
Materi pelatihan mencakup keselamatan berlalu lintas, pengemudi angkutan barang berkeselamatan, hingga pengelolaan parkir yang aman dan tertib.
Yulindra berharap seluruh peserta mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh dalam aktivitas sehari-hari sehingga berdampak langsung terhadap peningkatan keselamatan transportasi di masyarakat.
Selain itu, hasil pelatihan diharapkan mendukung terciptanya ketertiban lalu lintas dan pelayanan transportasi yang lebih baik di daerah. //
Ikuti Kaltengbicara.com di Google News untuk dapatkan informasi lainnya.














