SAMPIT – Semarak kebahagiaan menyelimuti halaman RA Melati Sampit dalam peringatan Hari Ulang Tahun ke-44 yang jatuh pada 28 Februari. Tahun ini, rangkaian kegiatan dimajukan pada 9–14 Februari 2026 seiring persiapan menyambut bulan suci Ramadan. Puncak perayaan digelar meriah melalui jalan sehat dan pembagian hadiah bagi para juara lomba.
Kepala sekolah, Mariyamah, S.Pd., menyampaikan bahwa peringatan ulang tahun bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum memperkuat nilai kebersamaan, kreativitas, serta pembiasaan karakter Islami sejak usia dini. “Usia 44 tahun adalah perjalanan panjang penuh dedikasi. Kami ingin anak-anak tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga tumbuh dalam akhlak, keceriaan, dan semangat kebersamaan,” tuturnya.

Berbagai kegiatan edukatif dan inspiratif digelar untuk menyemarakkan hari istimewa ini. Lomba menghias dinding dan ruang kelas menghadirkan suasana penuh warna dan imajinasi. Juara I diraih Kelompok A, Juara II Kelompok B2, dan Juara III Kelompok B1.
Pada lomba tari kreasi, bakat dan keberanian anak-anak tampil memukau. Juara I diraih Kelompok B2, Juara II Kelompok A Group 3, Juara III Kelompok B1, Juara Favorit 1 Kelompok A Group 2, dan Juara Favorit 2 Kelompok A Group 1.
Sementara itu, dalam lomba hafalan surah pendek, prestasi gemilang diraih oleh:
Syafiq Alfarizky R (Juara I)
Nawra Addhiya (Juara II)
Alsha Senja Hafidzah (Juara III)
Harapan:
Nur Aisyah
Chayra Nadhifa
Musthofa
Pada lomba hafalan hadits Kelompok A,
Juara I Nayla Humairah Azzahra, Juara II Alesha Assifa Zahra, Juara III Ahmad Sahal Rizky, dengan Harapan diraih Alesha Senja Hafidzah, M. Al Faqih, dan Ahmad Fattan Al-Fatih.
Untuk Kelompok B,
Juara I Syafiq Alfarizky R,
Juara II Aqila Safitri,
Juara III Rifani Aulia Putri,
dengan Harapan Nayla Farikhatul Izzah, M. Saka Maula Safiy, dan Nur Aisyah.
Adapun pada lomba hafalan doa sehari-hari,
Juara I diraih Alesha Assifa Zahra, Juara II Muhammad Auladi, Juara III Aqilla Safitri. Harapan diraih Syafiq Alfarizky R, Raisa Hamdan S, dan Ahmad Sahal Rizky.
Sebagai puncak kebersamaan, jalan sehat keluarga besar RA Melati diikuti seluruh peserta didik, dewan guru, serta orang tua. Suasana hangat dan penuh keakraban terasa sepanjang kegiatan, mencerminkan harmoni antara sekolah dan keluarga dalam mendidik generasi Qurani.
Empat puluh empat tahun bukan sekadar angka, melainkan jejak pengabdian yang terus bertumbuh. RA Melati Sampit membuktikan bahwa pendidikan anak usia dini adalah fondasi masa depan, yang ditanam dengan cinta, dirawat dengan keteladanan, dan dipanen dalam bentuk generasi berakhlak mulia.//














