KaltengBicara.com – Sampit. Wakil ketua DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur, H. Rudianur mengatakan turut prihatin atas peristiwa warga Kecamatan Mentaya Hilir Selatan Kotawaringin Timur yang diserang buaya baru-baru ini dan pasti nya buaya di wilayah selatan ini akan terus menjadi ancaman yang sangat berbahaya buat masyarakat diwilayah selatan itu maka dari itu diharapkan kepada Pemerintah Daerah juga BKSDA Kotim – Kalteng.
Selain melakukan langkah langkah cepat dalam penanganannya juga kedepannya juga perlu diperhatikan bagaimana supaya buaya itu menyeang masyarat dan muncul diperkampungan atau lanting warga untuk mencari mangsa.
“Tentunya yang pertama dilakukan saya sarankan ialah melakukan kajian dengan menurunkan ahlinya apa penyebab hewan itu menyerang manusia apakah karena tidak ada lagi makanan atau kerena mereka marah habitan mereka terganggu oleh pembukaan lahan dan sebagainya. “ujar Rudianur. Senin, (27/03).
Pasalnya tambahnya didaerah lain atau misalnya Wilayah Utara Kotim bukannya tidak ada buaya, daerah itu juga banyak dan besar-besar tapi belum pernah menyerang warga seperti dijalur Sungai Mentaya Daerah Mentaya Hulu juga Cempaga, warga juga bukan tidak pernah ketemu buaya ketika mancing pun sering muncul namun tidak pernah menyerang warga.
“Maka dari itu saya harap BKSDA dan pemkab kotim bisa memperhatikan hal ini supaya persoalan masyarakat disamuda dengan buaya ini bisa dicari solusinya sebab ini kejadian bukan hanya sekali melainkan sudah sering bahkan sudah puluhan orang jadi korban keganasan buaya tersebut.” demikian Rudianur. ///
(Sum).














