SAMPIT — Sebuah momen yang mengukuhkan makna dari kesetiaan dan pengabdian seumur hidup terukir di Kotawaringin Timur pagi ini. Muhammad Irfansyah, S.H., M.Si., yang saat ini menjabat sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kotawaringin Timur, menerima anugerah prestisius dari Presiden Republik Indonesia, yaitu Piagam Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya 30 Tahun.
Piagam penghargaan yang sarat makna tersebut diserahkan secara simbolis oleh Bupati Kabupaten Kotawaringin Timur, H. Halikinnor, S.H., M.M., dalam sebuah upacara khidmat Peringatan Hari Ulang Tahun ke-54 KORPRI, bertempat di halaman Kantor Bupati Kotawaringin Timur, Senin 1 Desember 2025.
Penganugerahan ini bukan sekadar seremoni, melainkan penegasan atas dedikasi tanpa cela selama tiga dasawarsa kepada bangsa dan negara. Sesuai dengan Pasal 22 Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2010, tanda kehormatan ini adalah apresiasi tertinggi bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang telah menunjukkan kesetiaan penuh kepada Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, negara, dan pemerintah, serta melaksanakan tugas dengan penuh pengabdian, kejujuran, kecakapan, dan disiplin secara terus-menerus selama minimal 30 tahun.
Dalam suasana haru bercampur bangga, Bapak Irfansyah menyampaikan resonansi dari hati nuraninya. “Saya merasa bersyukur dan terhormat menerima Satyalancana Karya Satya 30 Tahun dari Presiden RI,” ujarnya dengan nada yang tenang namun tegas.
Dia melanjutkan, “Penghargaan ini menjadi momen berharga yang mengingatkan saya akan perjalanan panjang pengabdian, penuh tantangan, dan pembelajaran,” lanjutnya.
Kalimat tersebut merangkum ribuan jam kerja, jutaan keputusan yang diambil, dan kontribusi tak terhitung yang telah ia curahkan dalam membangun birokrasi yang melayani. Penghargaan ini menjadi mercusuar yang memancarkan teladan bagi seluruh korps Aparatur Sipil Negara (ASN).
Lebih dari sekadar penerimaan kehormatan pribadi, Bapak Irfansyah menyampaikan sebuah wasiat etika bagi seluruh rekan kerja dan khususnya generasi muda ASN.
“Semoga penghargaan ini menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus bekerja dengan integritas dan memberikan pelayanan terbaik. Kepada rekan dan generasi ASN yang lebih muda, mari terus menjaga profesionalitas dan semangat pengabdian demi kemajuan bangsa,” pesannya, yang merupakan sebuah ajakan tulus untuk melanjutkan estafet pembangunan dengan standar moral dan kerja yang tinggi.
Penganugerahan Satyalancana Karya Satya 30 Tahun kepada Bapak Muhammad Irfansyah, S.H., M.Si., adalah sebuah penegasan bahwa kerja keras, loyalitas yang teguh, dan dedikasi sejati akan selalu dihargai oleh negara. Ia adalah simbol hidup dari PNS yang menjadikan pengabdian sebagai sebuah kehormatan tertinggi. //
Ikuti Kaltengbicara.com di Google News untuk dapatkan informasi lainnya.














