Padamkan Karhutla, DLH Kotim Bergerak Cepat di Desa Bangkuang Makmur

FOTO - Kepala bidang pengendalian pencemaran dan kerusakan lingkungan hidup DLH. Kab.Kotim Dr. Titik Setiyowati, S.E., M.Si. saat memadamkan kebakaran lahan di Desa Bangkuang Makmur, Kecamatan MB Ketapang.

SAMPIT – Komitmen menjaga kelestarian lingkungan kembali ditunjukkan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kotawaringin Timur melalui Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup bersama Satgas Kebakaran Lahan. Pada 25 Maret 2026, tim turut serta dalam operasi pemadaman kebakaran lahan yang terjadi di Desa Bangkuang Makmur, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang.

Kegiatan ini dilaksanakan secara kolaboratif bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kotawaringin Timur dan tim Manggala Agni, sebagai wujud sinergi lintas sektor dalam merespons cepat ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah tersebut.

Berdasarkan laporan lapangan, titik kebakaran terdeteksi pada koordinat (-2.600123, 112.915580), dengan karakteristik lahan berupa gambut yang rentan terbakar. Vegetasi yang mendominasi area tersebut antara lain semak belukar, pakis, dan akasia—jenis tutupan lahan yang mudah menyulut dan mempercepat penyebaran api, terlebih dalam kondisi cuaca panas.

Tim gabungan bergerak sigap dengan mengerahkan berbagai sarana dan prasarana, seperti unit mobil patroli, mesin pompa air, nozzle, serta perlengkapan teknis lainnya. Di tengah suhu udara yang mencapai sekitar 32°C dengan tingkat kelembapan 64%, upaya pemadaman dilakukan secara intensif dan terkoordinasi.

Berkat kerja sama yang solid, api berhasil dipadamkan dan kondisi lokasi kini telah dinyatakan terkendali. Meski demikian, pemantauan lanjutan tetap dilakukan guna memastikan tidak adanya titik api baru yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup DLH Kabupaten Kotawaringin Timur, Dr. Titik Setiyowati, SE. M.Si menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil dari kolaborasi yang kuat antarinstansi serta kesiapsiagaan tim di lapangan.

“Sinergi menjadi kunci dalam penanganan karhutla. Respon cepat dan kerja sama yang solid mampu meminimalkan dampak yang ditimbulkan. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dengan tidak membuka lahan melalui pembakaran serta meningkatkan kewaspadaan, khususnya pada kondisi cuaca panas,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan upaya pengendalian kebakaran lahan dapat terus ditingkatkan secara efektif dan berkelanjutan, demi menjaga kelestarian lingkungan serta keselamatan masyarakat di Kabupaten Kotawaringin Timur.//

 

pesona haka kalibata