PGRI di Turnamen Esport Korpri, Simbol Adaptasi dan Kecerdasan Berstrategi

Foto bersama atlit Esport PGRI Kabupaten Kotawaringin Timur. (Ist)

SAMPIT – Citra guru sebagai sosok yang hanya berkutat dengan buku dan papan tulis kini harus direvisi total. Melalui sebuah demonstrasi kecerdasan dan adaptasi teknologi yang memukau, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) berhasil menorehkan sejarah emas. Mereka mendominasi arena virtual dan merebut gelar juara dalam Turnamen Esport yang merupakan bagian dari rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-54 Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) tingkat Kabupaten Kotim tahun 2025.

Dalam kompetisi sengit yang melibatkan puluhan tim perwakilan dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan instansi di lingkungan Korpri Kotim, perwakilan dari PGRI tampil sebagai kekuatan yang tak terduga.

Tim PGRI Kecamatan Mentaya Hilir Selatan (MHS) menunjukkan performa puncak dengan menyabet gelar Juara I (pertama). Sementara itu, Tim PGRI Kabupaten Kotim melengkapi kegemilangan organisasi guru ini dengan mengamankan posisi Juara III (ketiga).

Turnamen yang diselenggarakan secara daring ini berlangsung maraton selama empat hari, mulai dari 24 hingga 27 November 2025. Para guru-gamer profesional ini menunjukkan kekompakan, disiplin, dan strategi bermain yang matang, yang membuktikan bahwa kemampuan merancang taktik tidak hanya berlaku di ruang kelas, tetapi juga efektif di medan peperangan digital.

Klimaks dari kegemilangan ini terjadi pada momen bersejarah, yaitu saat Upacara Peringatan HUT Korpri ke-54 Kabupaten Kotawaringin Timur yang dilaksanakan pada Senin, 1 Desember 2025.

Bertempat di Halaman Kantor Pemerintahan Daerah Kotim, penyerahan hadiah bagi para juara Esport Korpri dilakukan secara istimewa dan diserahkan langsung oleh pucuk pimpinan daerah, Bupati Kotawaringin Timur H. Halikinnor, S.H., M.M. Pengakuan dari kepala daerah ini menegaskan bahwa prestasi di ranah digital kini mendapatkan apresiasi setinggi penghargaan bagi dedikasi di bidang konvensional.

Kemenangan gemilang ini adalah buah dari partisipasi aktif PGRI sebagai wujud nyata dukungan terhadap program Korpri. Namun, lebih dari itu, sukses ini mengirimkan pesan kuat kepada publik: Para pendidik di Kotim adalah sosok yang adaptif terhadap perkembangan zaman dan teknologi, termasuk dunia esport yang kian populer.

“Kami sangat bangga! Kemenangan Juara I dan Juara III ini membuktikan bahwa dedikasi para guru PGRI tidak hanya terbatas di ruang kelas, tetapi juga mampu beradaptasi dan berprestasi dalam ranah esport,” ujar Rusmadianto, S.Pd., Ketua Tim PGRI Kab. Kotim Esport, dengan nada bangga.

Ia menambahkan, “Ini adalah kado terindah PGRI untuk HUT ke-54 Korpri Kotim. Semangat sportif ini akan kami bawa ke dalam semangat mengajar kami sehari-hari.”

Prestasi ini tidak hanya menjadi ajang rekreasi dan silaturahmi yang sehat antaranggota Korpri, tetapi juga menjadi penanda dimulainya era baru di mana guru tidak hanya menjadi pilar pendidikan konvensional, melainkan juga pionir dalam literasi digital dan adaptasi teknologi. PGRI Kotim telah menetapkan standar baru: menjadi guru adalah menguasai masa depan, baik di kelas maupun di kancah virtual. //

Ikuti Kaltengbicara.com di Google News untuk dapatkan informasi lainnya.

pesona haka kalibata