KALTENGBICARA.COM – SAMPIT. Ribuan tenaga kontrak di kabupaten kotawaringin timur harus hilang pekerjaannya sebagai pengawai kontrak pemerintah daerah Kabupaten Kotawaringin Timur lantaran tidak lulus tes yang digelar oleh pemkab kotim. Sebanyak tiga ribu lebih yang mengikuti tes dinyatan seribu orang tidak lulus dan diberhentikan mulai dari tenaga perkantoran, kesehatan dan juga tenaga guru hingga dipelosok desa. (29/6)
Kepada wartawan salah seorang tekon di salah satu sekolah di kotawaringin timur mengaku sangat kecewa telah mengetahui hasil tes yang menyatakan dirinya dan empat orang teman nya tidak lulus tampa alasan yang jelas seharunya pemkab kotim secara terbuka apa penyebab ketidak lulusan itu sebab tes yang dilakukan tersebut terkesan hanya pormalitas supaya memberhentikan tekon secara pertahap.
“kami guru yang mengajar di desa desa sangat kecewa apa kah tidak ada lagi kebijakan lain dari bupati, selain kami yang memang berasal dari desa ini lalu siapa nanti yang bertanggung jawab mengajari anak anak murid sementara guru guru di desa ini kurang dan untuk diketahui juga yang banyak tidak lulus itu padahal rata rata dari Sarjana pendidikan. “NR seorang guru disampit
Sementara sebelumnya ketua komisi III DPRD Kabupaten kotawaringin timur Hj Mariani mengatakan sangat prihatian padahal sudah jauh hari pihaknya yang ada dilembaga dewan ini mengingatkan kepada pemkab kotim supaya ada kebijakan untuk mempertahankan tenaga guru dan kesehatan yang tertugas di pelosok desa apa lagi sudah mengabdi tertahun tahun itu juga sangat disayangkan.
“sekarang mau apa dikata tugas Pemkab kembali bertambah sebab pengangguran jelas betambah serta yang terpenting lagi bagaimana nasib guru di pedesaan yang diberhentikan itu rata-rata juga sudah masuk database di Dinas Pendidikan itu perlu dipetimbangan.”demikian Mariani //// (Sum)














