PALANGKA RAYA, – Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Palangka Raya (UPR) dengan bangga telah berhasil menyelenggarakan Seminar Nasional dan Konferensi dengan mengangkat tema “Membangun Ekonomi yang Inklusif, Berdaya Saing, dan Berkelanjutan,” pada Jumat, 9 Agustus 2024 yang lalu.
Acara ini diorganisir oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FEB UPR dan dihadiri oleh akademisi, praktisi, serta mahasiswa dari berbagai wilayah di Indonesia, khususnya di Palangka Raya.
Seminar ini bertujuan untuk mendiskusikan berbagai strategi dan inovasi dalam membangun ekonomi yang inklusif, meningkatkan daya saing, serta memastikan keberlanjutan ekonomi di era globalisasi.
Dalam sambutannya, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan FEB UPR, Dr. Sunaryo Neneng Tuah, S.E., M.P, menekankan pentingnya kolaborasi antara akademisi, praktisi, dan mahasiswa dalam menciptakan solusi ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif. “Kolaborasi ini menjadi kunci untuk menghadapi tantangan global di masa depan,” ungkapnya.
Acara ini menghadirkan Prof. Dr. Wasiaturrahma, S.E., M.Si, Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga, sebagai pembicara utama. Dalam pemaparannya, Prof. Wasiaturrahma menjelaskan bahwa pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan tidak hanya harus mampu bersaing secara global, tetapi juga harus memperhatikan dampak melemahnya perdagangan internasional dan ruang fiskal yang terbatas sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi.
Selain sesi seminar, acara ini juga menampilkan diskusi panel dengan presentasi delapan makalah dari mahasiswa yang mengupas topik-topik terkait. Diskusi ini memberikan peluang bagi mahasiswa untuk berbagi pengetahuan, gagasan, serta pengalaman dalam mengembangkan solusi ekonomi yang relevan dalam memghadapi tantangan zaman.
Ketua BEM FEB UPR, Herman Fland Dakhi, menyampaikan bahwa acara ini merupakan wujud nyata komitmen BEM dalam mendukung pengembangan ilmu ekonomi yang relevan dan berdaya saing.
“Kami berharap seminar ini memberikan dampak positif bagi semua peserta dan menjadi langkah awal dalam membangun ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan,” ujar Herman.
Lanjutnya, Seminar Nasional dan Konferensi ini diharapkan dapat menjadi platform yang efektif untuk pertukaran ide serta kolaborasi antara berbagai pihak yang berkepentingan dalam pembangunan ekonomi nasional.
“Fakultas Ekonomi dan Bisnis UPR, melalui BEM FEB UPR, berkomitmen untuk terus menyelenggarakan kegiatan serupa guna mendukung pengembangan ilmu pengetahuan dan praktik ekonomi yang lebih baik di masa depan” tutupnya melalui pernyataan tertulisnya kepada wartawan kalteng bicara, (15/8). // (KBC/003)
Ikuti Kaltengbicara.com di Google News untuk dapatkan informasi lainnya.














