PALANGKA RAYA – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Tengah menggelar Pelatihan Dasar Manajemen Bencana (DMB) secara E-Learning, bekerja sama dengan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Kalteng. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Gubernur Kalimantan Tengah melalui Asisten Administrasi Umum Setda Provinsi Kalteng, Sunarti, dalam pertemuan virtual via Zoom Meeting, Senin (17/11/2025).
Dalam keterangannya, Plt. Sekretaris BPBD Provinsi Kalteng, Noor Aswad — mewakili Kepala Pelaksana BPBD — menjelaskan bahwa Diklat DMB merupakan program krusial untuk meningkatkan kesiapsiagaan daerah dalam menghadapi potensi bencana, khususnya kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
“Pelatihan Dasar Manajemen Bencana Karhutla bertujuan mempersiapkan dan menyediakan SDM yang kompeten dalam penanggulangan bencana, sesuai peraturan, norma, kaidah, dan standar yang berlaku,” ujarnya.
Pelatihan berlangsung selama lima hari, mulai 17–21 November 2025. Menurut Noor Aswad, sasaran utama kegiatan ini adalah meningkatkan kapasitas ASN di lingkungan BPBPK Kalteng yang belum pernah mengikuti pelatihan maupun sertifikasi DMB.
“Meningkatnya kemampuan peserta dalam manajemen yang tepat, cepat, dan akurat sangat penting untuk mendukung pengambilan keputusan efektif saat terjadi bencana karhutla,” tegasnya.
Pelatihan DMB diikuti oleh 30 peserta dari BPBD Provinsi Kalimantan Tengah, dengan narasumber yang berasal dari BNPB Pusat, BPSDM Provinsi Kalteng, serta BPBPK Kalteng.
Melalui kegiatan ini, pemerintah berharap kapasitas sumber daya manusia di bidang kebencanaan semakin kuat, sehingga mampu memastikan respon yang cepat, terukur, dan efektif ketika bencana melanda wilayah Kalimantan Tengah.//
Ikuti Kaltengbicara.com di Google News untuk dapatkan informasi lainnya.














