PALANGKA RAYA – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kalimantan Tengah (Kalteng) dalam beberapa hari terakhir menyebabkan banjir besar di Kota Palangka Raya. Berdasarkan laporan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, sebanyak 4 kecamatan dan 12 kelurahan telah terdampak dengan ribuan warga terpaksa bertahan di rumah mereka yang tergenang air, Jum’at (14/03/2025)
Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Palangka Raya, Heri Fauzi, mengungkapkan bahwa banjir terjadi sejak 10 Maret hingga 13 Maret 2025. Dari laporan yang diterima, banjir telah merendam 1.736 kepala keluarga (KK) atau 3.923 jiwa di Kota Cantik. Fasilitas umum pun ikut terdampak dengan total 389 unit bangunan terendam banjir.
“Banjir di 12 kelurahan ini tercatat sejak tanggal 10 hingga 13 Maret 2025, sementara titik banjir terbanyak ada di Kelurahan Langkai dengan 13 titik genangan air,” ujar Heri Fauzi, Jumat (14/3/2025).
Berdasarkan data yang berhasil kami himpun dari lapangan daerah yang terendam banjir yaitu Kecamatan terdampak: Pahandut, Jekan Raya, Sebangau, Bukit Batu. Adapun Kelurahan terdampak antara lain Tumbang Rungan, Pahandut, Tanjung Pinang, Langkai, Pahandut Seberang, Petuk Ketimpun, Bukit Tunggal, Palangka, Kameloh Baru, Marang, Tumbang Tahai, Kalampangan
Heri Fauzi juga menyampaikan bahwa Kecamatan Jekan Raya menjadi wilayah terparah dengan 1.027 KK dan 1.744 jiwa terdampak. Sementara itu, tinggi muka air bervariasi, dengan yang terendah 10 cm dan yang tertinggi mencapai lebih dari 100 cm.
Dalam menghadapi situasi ini, BPBD mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi yang memiliki anak kecil. Selain itu, warga diminta untuk memastikan kabel listrik tetap aman dan tidak terendam air, serta mengantisipasi masuknya hewan liar seperti ular dan biawak ke dalam rumah.
“Kami meminta warga untuk tetap waspada. Pastikan anak-anak selalu dalam pengawasan, jangan biarkan kabel listrik terendam air, dan waspadai kemungkinan hewan melata masuk ke rumah,” ujar Heri Fauzi.
Lebih lanjut, ia berharap banjir yang terjadi kali ini tidak berlangsung lama, mengingat masyarakat akan segera merayakan Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah.
“Semoga bencana ini segera berlalu sehingga masyarakat bisa melaksanakan ibadah puasa Ramadhan dan merayakan Hari Raya Idul Fitri dengan nyaman dan aman,” tutupnya. //
Ikuti Kaltengbicara.com di Google News untuk dapatkan informasi lainnya.














