Arsip Hingga Uang Puluhan Juta Ludes, Kebakaran Bawaslu Palangka Raya Janggal?

Keterangan: Kantor Bawaslu Palangka Raya terbakar saat subuh hari, Kamis (20/7/2023). IST

KALTENGBICARA.COM – PALANGKA RAYA. Kebakaran Kantor Badan Pengawas Pemilu atau Bawaslu Kota Palangka Raya subuh hari, Kamis (20/7/2023) menyisakan puing-puing dan dugaan kejanggalan yang patut diselidiki oleh pihak berwajib dengan transparan dan jujur.

Beberapa dugaan kejanggalan tersebut diungkapkan oleh salah satu warga yang merupakan tetangga kantor Bawaslu Palangka Raya, Midah (42), pengusaha warung nasi. Dia sempat mencium aroma seperti kayu terbakar bahkan suara ledakan 2 kali, sehingga membuatnya melihat apa yang sedang terjadi.

”Saya tidak langsung keluar karena biasanya juga orang di belakang rumah suka bakar sampah. Tetapi bau ini enggak biasa, bukan bau kabel terbakar, ini seperti kayu terbakar. (suara ledakan) saya pikir itu alat berat di sebelah kantor (Bawaslu) karena biasanya memang kerja malam mereka,” katanya.

Dia menambahkan, pembantu masak sempat melihat kendaraan, mobil dan motor sebelum kejadian kebakaran yang ditaksir kerugiannya hingga Miliaran rupiah. Tak hanya itu arsip-arsip juga ludes hangus menjadi abu.

“Nggak lihat juga pokoknya ada mobil ada motor (sebelum kejadian kebakaran),” kata Midah kepada awak media.

Selanjutnya, datangnya Bendahara Bawaslu Palangka Raya subuh hari ke kantor menjadi pertanyaan, namun dijelaskan Ketua Bawaslu Palangka Raya, Endrawati jika jajarannya tersebut mengambil berkas kegiatan.

Sesuai rencana, pihaknya akan menggelar kegiatan rapat koordinasi fasilitas dan pembinaan aparatur pengawas pemilu dalam pengelolaan administrasi keuangan Panwaslu Kecamatan se Kota Palangka Raya di Hotel Neo hari ini.

“Jadi belum diketahui pasti apa penyebabnya kebakaran tersebut, yang jelas bendahara itu datang ke kantor untuk mengambil uang di brankas, karena memang kita hari ini ada kegiatan,” ucapnya.

Atas kejadian tersebut, kerugian bangunan ditaksir Rp 1,2 M, kerugian materi Rp 70 juta lebih, barang milik negara semua habis kecuali 2 laptop yg dibawa anggota komisioner dan staff keuangan.

Penyebab kebakaran masih diselidiki oleh lebih lanjut oleh Kepolisian Resort  Kota (Polresta) Palangka Raya. Pantauan di lapangan Tempat Kejadian Perkara atau TKP telah dipasang garis polisi.

“Masih dalam penyelidikan. Dugaan (api) berasal dari salah satu ruangan,” jelas  Kepala Polresta Palangka Raya, Kombes Pol Budi Santosa melalui Kepala Satuan Reserse Kriminal, Kompol Ronny M Nababan.//

(KBC/005)

 

pesona haka kalibata