SAMPIT, KBC – SDN 4 Ketapang Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, menutup rangkaian kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dengan meriah. Acara yang berlangsung selama dua minggu ini ditutup dengan pameran karya siswa-siswi yang memukau, Sabtu 20 Juli 2024.
Hadir dalam acara tersebut, pengawas pembina Abdurrahman Sidiq, S.Pd.I, serta Kepala Sekolah SDN 4 Ketapang, Nursinah, S.Pd.SD. Tidak hanya itu, penghargaan juga diberikan kepada siswa-siswi teraktif yang berperan aktif selama MPLS.
MPLS di SDN 4 Ketapang dirancang untuk memberikan pengalaman yang berkesan dan mendidik bagi siswa baru. Selama dua minggu, mereka tidak hanya dikenalkan dengan lingkungan sekolah dan tata tertib, tetapi juga diajak untuk berpartisipasi dalam berbagai aktivitas kreatif dan edukatif. Salah satu acara puncak MPLS adalah pameran karya seni yang dibuat oleh siswa-siswi dari bahan daur ulang.

Pameran karya ini menampilkan hasil kreativitas siswa dalam mengolah bahan bekas menjadi barang-barang yang bermanfaat dan artistik. Lampu hias dari botol plastik, tas dari koran bekas, hingga pot bunga dari kaleng adalah beberapa contoh karya yang dipamerkan. Setiap karya dilengkapi dengan penjelasan dari siswa mengenai proses pembuatannya, menunjukkan pengetahuan mereka tentang pentingnya daur ulang dan pelestarian lingkungan.
Kepala Sekolah Nursinah, S.Pd.SD, mengungkapkan kebanggaannya terhadap semangat dan kreativitas para siswa. “Saya sangat bangga dengan apa yang telah dicapai oleh siswa-siswi kita. Kegiatan MPLS ini tidak hanya mengenalkan mereka pada lingkungan sekolah, tetapi juga mengajarkan nilai-nilai kreativitas dan kepedulian terhadap lingkungan. Ini adalah awal yang baik bagi mereka untuk berkontribusi lebih, dalam pendidikan di SDN 4 Ketapang,” ujarnya.
Sebagai penutup acara, penghargaan diberikan kepada siswa-siswi teraktif selama MPLS. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi aktif mereka dalam seluruh rangkaian kegiatan. “Penghargaan ini diharapkan dapat memotivasi siswa lain untuk lebih aktif dan kreatif dalam setiap kegiatan sekolah,” ungkap Nursinah, S.Pd.SD.

Tidak hanya pameran karya, acara penutupan MPLS juga dimeriahkan dengan berbagai tampilan ekstrakurikuler yang ada di SDN 4 Ketapang. Siswa-siswi menampilkan beragam seni dan olahraga yang menjadi kebanggaan sekolah, seperti kesenian Habsy, pencak silat, tari-tarian, dan gerakan senam kreasi. Pertunjukan ini tidak hanya menampilkan bakat siswa, tetapi juga menggambarkan betapa kaya dan beragamnya kegiatan ekstrakurikuler di SDN 4 Ketapang.
Abdurrahman Sidiq, S.Pd.I, pengawas pembina yang hadir dalam acara tersebut, juga memberikan apresiasi yang tinggi. “Saya sangat terkesan dengan pameran karya dan tampilan ekstrakurikuler ini. Ini menunjukkan bahwa SDN 4 Ketapang tidak hanya fokus pada prestasi akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter dan pengembangan bakat siswa. Saya berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut,” katanya.
Acara penutupan MPLS dan pameran karya ini diharapkan dapat menginspirasi seluruh siswa SDN 4 Ketapang untuk terus berkarya dan peduli terhadap lingkungan. Dengan semangat baru, para siswa diharapkan siap memulai tahun ajaran dengan penuh semangat dan dedikasi, membawa SDN 4 Ketapang menuju masa depan yang lebih gemilang. // (KBC/007)
Ikuti Kaltengbicara.com di Google News untuk dapatkan informasi lainnya.














