Lagi Musim Kawin, Buaya Besar Muncul di Perairan Sungai Mentaya

Ini Imbauan BKSDA Resort Sampit Kepada Warga

KEMUNCULAN BUAYA - Seekor buaya besar muncul di permukaan Sungai Mentaya di wilayah Desa Terantang Kecamatan Seranau, Kotim.

SAMPIT, – Warga di bantaran Sungai Mentaya Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) dihebohkan dengan kemunculan buaya di beberapa tempat di sungai yang membelah kabupaten yang beribukota Sampit ini. Termasuk kemunculan buaya besar di daerah Terantang Kecamatan Seranau Kotim, belum lama ini.

Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Resort Sampit H. Muriansyah mengungkapkan, dalam beberapa minggu ini pihaknya sudah menerima laporan terkait kemunculan buaya di beberapa tempat.

Antara lain di Sungai Mentaya wilayah perairan Desa Terantang dan Kelurahan Mentaya Seberang Kecamatan Seranau, kemudian di Sungai Sampit (anak Sungai Mentaya) wilayah perairan Desa Ramban,Kecamatan Mentaya Hilir Utara (MHU), wilayah Desa Jaya Karet dan Jaya Kelapa Kecamatan Mentaya Hilir Selatan (MHS) dan di perairan Desa Setiruk Kecamatan Pulau Hanaut.

“Kami memberikan himbauan secara langsung ke warga, himbauan lewat media sosial.
Dan direncanakan akan kembali memasang spanduk himbauan dan peringatan di beberapa titik lokasi,” terang Muriansyah, Selasa 15 Oktober 2024.

Pihaknya juga mengimbau kepada masyarakat agar tidak memelihara ternak baik ayam, bebek, angsa dan sebagainya di atas sungai dan di tepi sungai. Pasalnya hal itu bisa menyebabkan buaya datang ke perairan pemukiman khususnya saat beraktifitas di sungai terutama saat gelap hari. “Saat gelap atau malam, buaya lebih aktif beraktivitas,” lanjutnya.

Dia jua meminta ada tidak membuang bangkai binatang dan sampah rumah tangga ke sungai. “Buaya akan sering muncul terlihat sungai kerena di akhir kemarau masuk musim penghujan merupakan musim kawin dan bertelur buaya,” pungkasnya. //

pesona haka kalibata