BUNTOK – Pemerintah Kabupaten Barito Selatan (Pemkab Barsel) terus memperkuat sistem kearsipan sebagai salah satu fondasi utama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berkelanjutan. 23 Juni 2025
Langkah ini ditegaskan dalam kegiatan pembinaan kearsipan yang digelar di Buntok, dengan menghadirkan perangkat daerah, pejabat struktural, serta petugas arsip dari berbagai organisasi perangkat daerah (OPD).
Dalam arahannya, Bupati Barito Selatan H. Eddy Raya Samsuri menyampaikan bahwa arsip bukan hanya sekadar kumpulan dokumen, melainkan instrumen penting yang menjadi memori kolektif, bukti akuntabilitas, serta dasar perumusan kebijakan.
“Arsip adalah roh dari tata kelola pemerintahan. Jika arsip dikelola dengan baik, maka transparansi, akuntabilitas, hingga efektivitas pelayanan publik dapat terjamin. Oleh karena itu, setiap OPD wajib menata arsip sesuai standar nasional kearsipan,” tegas Eddy Raya.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Barsel menambahkan bahwa program penguatan arsip ini meliputi digitalisasi arsip, peningkatan kapasitas SDM kearsipan, serta penguatan regulasi internal. Harapannya, ke depan seluruh arsip pemerintahan dapat terintegrasi dalam sistem digital yang mudah diakses namun tetap aman.
Selain itu, pengelolaan arsip yang baik juga diyakini akan mendukung Pemkab Barsel dalam menghadapi pemeriksaan keuangan, audit kinerja, serta penilaian kinerja instansi pemerintah, sekaligus menjadi bekal berharga bagi generasi mendatang.
Forkopimda yang hadir dalam kesempatan itu turut memberikan dukungan agar penguatan kearsipan ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, melainkan benar-benar dipraktikkan di seluruh lini pemerintahan.
Dengan langkah ini, Pemkab Barsel berharap dapat mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih tertib, transparan, serta mampu memberikan pelayanan publik yang prima kepada masyarakat. //
Ikuti Kaltengbicara.com di Google News untuk dapatkan informasi lainnya.














