Sosialisasi Program KEJAR Meriahkan MPLS SDN 4 Ketapang: Pemkab Kotim Apresiasi Si Gembung sebagai Teladan Literasi Keuangan Pelajar

FOTO - Ilhamsyah, S.Pi.,M.A.P saat mensosialisasikan program KEJAR di SDN 4 Ketapang

SAMPIT — Momentum Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SDN 4 Ketapang Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menjadi ajang istimewa yang penuh makna. Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur melalui Bagian Perekonomian Setda menyampaikan sosialisasi program unggulan nasional Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR), sebagai wujud nyata dalam mendukung peningkatan literasi dan inklusi keuangan di kalangan peserta didik, Jumat 18 Juli 2025.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Ilhamsyah, S.Pi., M.A.P, Analis Kebijakan Ahli Muda Bagian Perekonomian Setda Kotim, yang memberikan pemaparan komprehensif mengenai urgensi Program KEJAR dan pentingnya pembudayaan menabung sejak usia dini. Dalam paparannya, Ilhamsyah mengungkapkan apresiasi setinggi-tingginya kepada SDN 4 Ketapang yang dinilainya telah menjadi pionir dalam implementasi program literasi keuangan di satuan pendidikan dasar melalui program tabungan siswa “Si Gembung” (Siswa Siswi Gemar Menabung).

“Program Si Gembung di SDN 4 Ketapang merupakan contoh luar biasa. Tidak hanya berjalan aktif, tapi juga berhasil menorehkan prestasi membanggakan hingga tingkat provinsi. Ini membuktikan bahwa budaya menabung dapat ditanamkan sejak dini bila dilakukan secara konsisten dan inovatif,” ujar Ilhamsyah penuh kebanggaan.

FOTO Bersama

Program KEJAR yang merupakan sinergi antara Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, serta Bank Indonesia, kini resmi diperkuat implementasinya di Kabupaten Kotawaringin Timur. Melalui surat edaran Bupati Kotim, seluruh satuan pendidikan, baik negeri maupun swasta di jenjang SD dan SMP, diimbau untuk mendukung penuh realisasi program ini. Pembukaan rekening pelajar, monitoring rutin, hingga pelaporan berkala menjadi bagian dari langkah strategis untuk membentuk generasi muda yang cakap secara finansial.

Sementara itu, Asykuriah, S.Pd, guru inovator sekaligus penggagas Program Si Gembung di SDN 4 Ketapang, turut menyampaikan pandangannya:

“Budaya menabung sejak dini bukan hanya soal menyimpan uang, tetapi bagian dari pendidikan karakter. Anak-anak dilatih untuk disiplin, cerdas mengelola uang, dan belajar merencanakan masa depan. Ini adalah investasi jangka panjang dalam membentuk generasi yang unggul dan mandiri,” jelasnya.

Keberhasilan Si Gembung tak lepas dari dukungan penuh Bank KALTENG Cabang Sampit, yang dinilai telah menjadi mitra strategis dalam merealisasikan inklusi keuangan di sekolah. Dalam kegiatan ini, Bank KALTENG kembali membuka kesempatan bagi para siswa baru untuk memiliki rekening SimPel (Simpanan Pelajar), sehingga langkah kecil para pelajar hari ini menjadi fondasi besar bagi kesejahteraan masa depan mereka.

Ilhamsyah pun menutup sambutannya dengan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah bersinergi dalam menyukseskan program KEJAR di Kotim:

“Terima kasih kepada pihak sekolah, guru, orang tua, dan khususnya Bank KALTENG atas kerja samanya yang luar biasa. Mari kita terus dorong semangat menabung dan literasi keuangan agar anak-anak kita tumbuh sebagai generasi cerdas, tangguh, dan siap menyongsong masa depan,” tutupnya.

Dengan semangat kolaborasi dan komitmen bersama, SDN 4 Ketapang kembali menegaskan dirinya sebagai sekolah unggulan yang bukan hanya mencetak prestasi akademik, tetapi juga membentuk karakter siswa melalui budaya menabung yang telah mengakar kuat di lingkungan sekolah.// (KBC/007)

pesona haka kalibata