SAMPIT – Gugus Depan (Gudep) Al Fityan 597–598 yang berpangkalan di Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Al Madaniyah Samuda menggelar upacara bendera untuk memperingati Hari Pramuka ke-64, Kamis (14/8/2025). Kegiatan yang berlangsung di halaman sekolah ini diikuti oleh seluruh siswa, guru, dan staf dengan mengenakan seragam Pramuka lengkap, menciptakan suasana yang tertib, khidmat, dan penuh semangat kebersamaan.
Kepala SDIT Al Madaniyah sekaligus Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan (Mabigus), Mutaqin Saufi, S.Pd.I., M.Pd., bertindak sebagai pembina upacara. Dalam amanatnya, beliau membacakan pesan Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, Komjen Pol (Purn) Budi Waseso, yang mengusung tema “Kolaborasi untuk Membangun Ketahanan Bangsa.”
“Tema ini merupakan komitmen untuk memperkuat jati diri Pramuka sebagai insan Pancasila yang siap menjaga keutuhan NKRI,” ujar Saufi. Ia mengajak seluruh anggota Pramuka memegang teguh Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan semangat Bhinneka Tunggal Ika di tengah tantangan era digital, termasuk maraknya judi online, bullying, penyalahgunaan narkoba, serta masuknya budaya asing yang dapat mengikis nilai gotong royong.

“Gerakan Pramuka harus hadir sebagai solusi strategis dalam membentuk karakter generasi muda yang tangguh, berintegritas, dan berwawasan kebangsaan,” tegasnya.
Lebih lanjut, Saufi menekankan bahwa pendidikan kepramukaan tidak hanya menanamkan nilai karakter, tetapi juga membekali keterampilan hidup (life skills), kecerdasan emosional, sosial, spiritual, dan fisik. Ia mendorong anggota Pramuka untuk aktif dalam bakti sosial, penanggulangan bencana, pelestarian lingkungan, dan program ketahanan pangan nasional melalui kerja sama lintas sektor.
“Mari kita perkuat kerja sama, sinergi, dan kolaborasi untuk membangun bangsa dan negara yang kita cintai. Jadikan Gerakan Pramuka sebagai pilar kekuatan bangsa yang melahirkan generasi muda berdaya saing, mandiri, dan siap memimpin di masa depan,” tambahnya.
Sebelum menutup amanat, Saufi menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung Gerakan Pramuka, mulai dari pemerintah pusat hingga daerah, pembina, pelatih, orang tua, tokoh masyarakat, mitra kerja, hingga dunia usaha. “Selamat Hari Pramuka ke-64. Satu Pramuka untuk Satu Indonesia. Jayalah Pramuka, Jayalah Indonesiaku,” pungkasnya.
Usai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan penanaman pohon di halaman sekolah sebagai wujud kepedulian terhadap kelestarian lingkungan—sekaligus menjadi pesan nyata bahwa semangat Pramuka bukan hanya terpatri dalam kata, tetapi juga dalam aksi// (KBC/007)
















