SAMPIT – Puncak kemeriahan Festival Teras Bahasa Budaya di Kotawaringin Timur (Kotim) sukses digelar Minggu (19/10) malam di Citimall Sampit Hal ditandai dengan berakhirnya Lomba Vokal Solo Anak dan Remaja yang menyedot perhatian publik dan menampilkan talenta-talenta muda berbakat di bidang tarik suara.
Acara yang berlangsung meriah ini diikuti oleh total 35 peserta dari berbagai sekolah di Kotim, menunjukkan tingginya antusiasme pelajar terhadap pengembangan bakat seni dan budaya daerah. Para peserta tampil maksimal di hadapan dewan juri, bersaing untuk memperebutkan gelar juara dengan membawakan lagu-lagu pilihan yang menguji teknik vokal, penghayatan, dan penampilan panggung mereka.

musikalisasi puisi tingkat SMA/SMK/MA/ sederajat.
Dua sosok kompeten di bidang seni vokal didapuk sebagai juri, yaitu Bapak Hardelan, Juri Vokal kebanggaan Kotim yang sudah tidak asing lagi di dunia musik lokal, serta Bapak Fahri Rifky, seorang lulusan seni musik yang membawa perspektif akademis dan profesional dalam penilaian. Kehadiran juri-juri ini menjamin objektivitas dan kualitas penjurian dalam menentukan pemenang.
“Kami sangat bangga melihat semangat dan kualitas vokal yang ditampilkan oleh anak-anak dan remaja Kotim. Ajang ini adalah wadah penting untuk menggali dan mengembangkan potensi mereka,” ujar salah satu perwakilan panitia dalam sambutannya.
Setelah melalui proses penjurian yang ketat dan penampilan yang memukau, kegiatan puncak Festival Teras Bahasa Budaya ini resmi ditutup dengan momen yang paling dinantikan: pembagian hadiah lomba kepada para pemenang. Para juara dari kategori Anak dan Remaja menerima piala, piagam penghargaan, dan hadiah yang diserahkan langsung oleh perwakilan penyelenggara dan dewan juri.
Diharapkan, kegiatan seperti ini dapat terus diselenggarakan secara rutin untuk melestarikan bahasa dan budaya daerah, sekaligus memberikan ruang ekspresi positif bagi generasi muda Kotim dalam menggapai mimpi di dunia seni.// (KBC/007)














