OPINI, UMUM  

Pemimpin Kalteng Kedepan Harus Yang Mengerti Permasalahan dan Budaya dan Itu Ada Pada Arton S. Dohong

Penulis Opini : Juprianto, Sala Satu Tokoh Pemuda Asal Kotim

Juprianto, salah satu tokoh muda asal Desa Tehanh, Kabupaten Kotim

PALANGKA RAYA, KBC – Para elite politik di Kalimantan Tengah sedang menghadapi situasi penting dalam persiapan menghadapi Pilkada 2024.

Kenapa tidak? ini di karenakan persaingan untuk mendapatkan rekomendasi partai politik, merupakan hal yang sudah cukup umum dalam konteks pembahasan Pilkada di Indonesia. Para elite politik, termasuk incumbent atau mereka yang memiliki pengalaman politik sebelumnya sering berkompetisi untuk mendapatkan dukungan partai politik dalam kontestasi Pilkada jarang sekali melalui jalur independen.

Ada beberapa faktor-faktor yang sangat mempengaruhi terhadap pemberian surat rekomendasi dari partai antara lainnya seperti pengaruh dan jaringan, kinerja dan popularitas, negosiasi politik serta pertimbangan politik.

Dari beberapa faktor tersebut ada salah seorang tokoh politik yang mungkin bisa di bilang sangat pantas mendapatkan rekomendasi atau di rekomendasikan oleh beberapa partai untuk dicalonkan menjadi kepala daerah provinsi Kalimantan Tengah, yakni Drs.Arton S.Dohong, mantan kepala daerah 2 periode di Kabupaten Gunung Mas sekaligus Ketua DPD PDI-PERJUANGAN Kalimantan Tengah saat ini.

Mantan Kepala Daerah 2 periode tersebut pantas dicalonkan sebagai calon Gubernur karena keterbukaan, sosok merakyat beliau, dan rekam jejak beliau nyaris dikatakan sempurna dalam memimpin kabupaten Gunung Mas serta dimasa karir politik beliau.

Prestasi pertama yang diraih Pemkab Gumas, pada masa kepemimpinan Arton yakni raihan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas hasil pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) selama tiga tahun yakni tahun 2016, 2017 dan 2018.

Dibidang pelayanan publik Pemkab Gumas tahun 2019 memperoleh hasil penilaian kepatuhan terhadap standart pelayanan publik yaitu berada pada kepatuhan hijau, yang berarti dengan nilai kepatuhan yang tinggi dimana pada tahun-tahun sebelumnya Pemkab Gumas masih berada di zona merah.

Tahun 2016 Pemerintah Kabupaten Gunung Mas memperoleh penghargaan dari Menteri Hukum dan HAM Republik Indonesia sebagai salah satu Kabupaten peduli Hak Asasi Manusia(HAM). Beberapa penghargaan lainnya yang diterima Pemkab Gumas seperti BPJS Ketenagakerjaan, UMKM dan lainnya.

Selain prestasi itu, beliau juga objektif dalam memberikan informasi kepada masyarakat di Gunung Mas, pengalaman yang gagal beliau berani akui ada hal-hal yang belum dapat mereka capai dengan maksimal seperti merubah pola pikir masyarakat, pembangunan infrastruktur, pembangunan kesehatan, pendidikan, ekonomi kerakyatan,peningkatan kualitas dan disiplin SDM aparatur, kualitas layanan pemerintahan dan ketidak berhasilan lainnya.

Namun capaian yang masih belum tercapai tersebut masih belum bisa mengurangi rasa kepercayaan masyarakat di Gunung Mas terhadap Kepemimpinan beliau terbukti, saat beliau mencalonkan diri sebagai anggota DPRD dalam Pileg di pemilu lalu beliau terpilih menjadi salah satu Legislator Provinsi Kalimantan Tengah dari Dapil 1 Palangka Raya, Gunung Mas dan Katingan.

Kepercayaan masyarakat sangat nampak terhadap beliau dan selain daripada itu juga, beliau merupakan salah satu tokoh politik berpengalaman yang menganut Agama Hindu kaharingan serta mempunyai figur atau sosok kepemimpinan dalam pandangan umat Hindu di Kalimantan Tengah. Dari proses itu beliau merupakan tokoh atau figur yang sangat cocok menjadi Calon Gubernur mengingat Hindu Kaharingan saat ini juga menjadi sorotan di kancah nasional.

Sebagai salah satu pemuda hindu Kalimantan Tengah yang berasal dari Desa Tehang, Kabupaten Kotawaringin Timur saya menyampaikan penguatan alasan mengapa beliau cocok untuk di calonkan atau direkomendasikan oleh partai hal itu di karenakan Pak Arton S.Dohong adalah sosok yang sangat Sederhana, merakyat, berpengalaman dan yang paling penting beliau adalah tokoh yang paham akan budaya di Kalimantan Tengah.

Menurut saya yang paling penting untuk menjadi sosok pemimpin di Kalimantan Tengah adalah orang yang paham akan budaya daerah, baik pola pikir, adat istiadat, permasalahan serta memahami bagaimana kehidupan di Kalimantan Tengah berdasarkan Falsafah Huma Betang,nah menurut nya orang yang paham terkait Hal itu adalah Bapak Arton S.Dohong yang juga merupakan Ketua DPD PDI-PERJUANGAN Kalimantan Tengah. // (KBC/OPINI)

Ikuti Kaltengbicara.com di Google News untuk dapatkan informasi lainnya.

pesona haka kalibata