SAMPIT – Dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional ke-30 dan HUT PGRI ke-79, PC. PGRI Kecamatan Mentaya Hilir Selatan sukses menyelenggarakan seminar bertema “Perlindungan Hukum Bagi Guru” pada Senin, 16 Desember 2024, bertempat di Gedung Sentosa Samuda.
Kegiatan monumental ini dihadiri lebih dari 350 guru dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari TK hingga SMA/SMK/MA, yang membuktikan tingginya antusiasme dan kepedulian guru terhadap isu perlindungan hukum dalam profesi mereka.
Pemateri Berkompeten dan Narasumber Berkaliber Tinggi
Seminar ini menghadirkan tiga pemateri utama dengan latar belakang yang mumpuni, yaitu Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kotawaringin Timur yang diwakili oleh Kepala Bidang Pembinaan SD Bapak Mahbub, S.Pd., Ps. Kanit Reskrim Polsek Jaya Karya Samuda Bapak Aiptu Dwi Arvendi, SS.H., M.M., serta Ketua DAD Kecamatan Mentaya Hilir Selatan Bapak Ahmad Taufik. Ketiganya memberikan wawasan mendalam dan aplikatif terkait perlindungan hukum bagi guru, mulai dari perspektif pendidikan, penegakan hukum, hingga nilai-nilai kearifan lokal.
Hadirnya Pejabat Penting dan Dukungan Luas
Acara ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, seperti Camat Mentaya Hilir Selatan, Danramil 1015-01, Kepala Pospol Airud Samuda, Perwakilan KUA, Lurah Basirih Hilir, Pengawas SD, Penilik, serta Korwil Dinas Pendidikan Kecamatan Mentaya Hilir Selatan. Kehadiran para pejabat ini menunjukkan sinergi lintas sektor dalam mendukung pengembangan kapasitas dan perlindungan guru.
Komitmen PGRI untuk Peningkatan Profesionalisme Guru
Ketua PC. PGRI Kecamatan Mentaya Hilir Selatan, Kusnadi, S.Pd., menyampaikan bahwa seminar ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kesadaran guru terhadap hak-hak dan perlindungan hukum dalam menjalankan tugas mulia mereka. “Kami berharap kegiatan ini tidak hanya memberikan wawasan baru, tetapi juga menjadi pemacu semangat bagi guru untuk terus meningkatkan profesionalisme dan kualitas pendidikan,” ujar Kusnadi.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Mutaqin Saufi, S.Pd.I., M.Pd., menambahkan bahwa seminar ini merupakan puncak dari rangkaian kegiatan peringatan HUT PGRI ke-79 dan Hari Guru Nasional ke-30, yang sebelumnya diramaikan dengan lomba baca puisi dan gerak jalan guru. Acara ini juga menjadi momen pembagian hadiah bagi para pemenang lomba.
Antusiasme Peserta Menjadi Energi Baru
Seminar ini berlangsung dengan lancar dan sukses, menciptakan atmosfer diskusi yang interaktif dan penuh antusiasme dari para peserta. PC. PGRI Kecamatan Mentaya Hilir Selatan berharap kegiatan seperti ini dapat terus diadakan untuk memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi dunia pendidikan, khususnya di Kecamatan Mentaya Hilir Selatan.
Seminar ini menjadi bukti nyata bahwa guru, sebagai ujung tombak pendidikan, perlu mendapatkan perlindungan hukum yang memadai agar dapat menjalankan tugasnya secara optimal dan profesional. Momentum ini diharapkan menjadi tonggak penting dalam meningkatkan kesadaran hukum para pendidik demi terciptanya lingkungan pendidikan yang lebih baik dan bermartabat. //
Ikuti Kaltengbicara.com di Google News untuk dapatkan informasi lainnya.














