SAMPIT – Dua komunitas independen, Teras Baca Merdeka dan Mentaya Baca, menghadirkan lapak baca buku gratis di Taman Kota Sampit setiap hari Minggu, pada acara Car Free Day (CFD) bertajuk “Sehat Jiwa dan Raga”, Minggu 19 Januari 2025. Dengan beragam koleksi buku yang menarik, lapak ini sukses menarik perhatian pengunjung dari berbagai kalangan.
Dwi Wira Darma, koordinator lapak baca, menjelaskan bahwa inisiatif ini bertujuan untuk menumbuhkan minat baca di masyarakat, sekaligus menjadi ruang edukasi yang santai dan menyenangkan. “Kami ingin buku-buku ini bisa diakses oleh semua orang, dari anak-anak hingga dewasa. Membaca adalah langkah awal menciptakan generasi yang cerdas dan berwawasan luas,” ujarnya.
Antusiasme pengunjung begitu terasa. Salah satu pengunjung, seorang anak berusia empat tahun, tampak asyik membaca buku bergambar. “Bukunya banyak. Ada cerita Cha-Cha. Suka lihat gambarnya,” katanya dengan wajah penuh kegembiraan. Ungkapan polos ini mencerminkan betapa lapak baca menjadi pengalaman yang menggembirakan, terutama bagi anak-anak.

Selain menjadi wadah literasi, lapak ini juga menjadi ruang interaksi sosial yang positif. Orang tua, anak-anak, dan remaja saling berbagi cerita sambil menikmati suasana asri Taman Kota Sampit.
“Ini langkah kecil yang membawa dampak besar. Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi komunitas lain untuk turut serta memajukan budaya literasi,” tambah Dwi.
Lapak baca gratis dari Teras Baca Merdeka dan Mentaya Baca ini membuktikan bahwa literasi bisa menjadi bagian tak terpisahkan dari kegiatan masyarakat sehari-hari. Dengan semakin banyaknya inisiatif seperti ini, optimisme untuk menciptakan masyarakat yang gemar membaca semakin terbuka lebar.// (007)














