Medali Datang, Janji Hilang: Atlet Bicara, Pemerintah Diam

Pertanyakan Bonus: Keringat Sudah Kering, Apresiasi Tak Kunjung Datang

PORNAS - Suasana pembukaan Pekan Olahraga Nasional (Pornas) Korpri XVII Tahun 2025 di Palembang.

PALANGKA RAYA – Di tengah semarak prestasi olahraga aparatur sipil negara, muncul suara getir dari para atlet Kalimantan Tengah. Mereka bukan menuntut berlebihan, hanya mengetuk nurani agar kerja keras mereka tidak hilang ditelan diam birokrasi.

Pada ajang Pekan Olahraga Nasional (Pornas) Korpri XVII Tahun 2025 yang digelar di Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan, Selasa 7 November 2025 lalu, kontingen Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah kembali menorehkan tinta emas di pentas nasional.

Dari cabang tenis meja, tim Kalteng berhasil menyumbangkan dua medali perunggu — masing-masing dari kategori beregu putra umum dan beregu putra eksklusif.

Prestasi ini menjadi bukti nyata semangat juang dan loyalitas tanpa pamrih para atlet yang mewakili ASN Kalteng.

Namun, di balik medali yang berkilau, ada kekecewaan yang membekas. Hingga kini, bonus dan bentuk apresiasi yang dijanjikan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah tak kunjung turun.

“Ini hasil perjuangan keras kami semua. Tapi jangankan untuk menjadi penyemangat bagi cabang olahraga lain, untuk cabang kami sendiri pun apresiasi itu belum ada,” ungkap salah seorang atlet yang enggan menyebutkan namanya, Jumat 7 Nopember 2025.

Keringat mereka telah mengering, namun penghargaan belum juga hadir. Padahal, di setiap turnamen, para atlet bukan sekadar membawa raket atau bola, melainkan harga diri dan nama besar daerah.

Bonus seharusnya bukan dianggap hadiah, melainkan simbol penghargaan dan keadilan atas dedikasi ASN yang telah mengharumkan nama Kalimantan Tengah.

Harapan kini tertuju pada pemerintah daerah agar tidak menutup mata terhadap semangat juang para duta olahraga ini. Karena semangat bisa layu bila penghargaan hanya tinggal janji.

Mereka tidak meminta lebih — hanya ingin dihargai sebagaimana mestinya. Karena sejatinya, prestasi tanpa apresiasi hanyalah cerita sunyi tentang perjuangan yang dilupakan.//

pesona haka kalibata