Palangka Raya – Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palangka Raya, Noorkhalis Ridha meminta agar Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya mengoptimalkan pengelolaan aset milik daerah.
“Kami mendorong Pemko Palangka Raya untuk memaksimalkan aset-aset milik daerah, terutama yang memiliki nilai ekonomis, sehingga mampu menjadi bagian dari penyumbang PAD,” katanya kepada awak media, Selasa (3/3/2026).
Ridha menjelaskan, upaya optimalisasi tersebut tidak boleh berhenti pada tahap pendataan ulang saja, melainkan harus diimbangi dengan langkah perbaikan secara fisik.
“Optimalisasi aset tersebut juga harus diimbangi dengan perbaikan dan pembenahan. Terlebih sebagai anggota DPRD sudah menjadi kewajiban kita untuk melakukan fungsi pengawasan,” tegasnya.
Pembenahan infrastruktur pada aset-aset yang terbengkalai diyakini dapat mengembalikan nilai guna dan daya tarik bangunan-bangunan tersebut.
dengan adanya pembenahan, sehingga aset-aset tersebut menjadi lebih baik dan menjadi magnet baru bagi masyarakat, khususnya di Kota Palangka Raya,” ungkap anggota dewa kota tersebut.
Ia menanggapi terkait dengan pengawasan terhadap penataan kawasan kumuh dan padat penduduk di Kota Palangka Raya, seperti di wilayah Puntun dan Mendawai.
“Kalau update untuk kawasan kumuh, sebaiknya ditanyakan ke dinas terkait, karena mereka adalah eksekutor di lapangan, ” tuturnya.
Namun, ia juga memastikan bahwa pihak legislatif tidak lepas tangan, tetap harus melakukan pengawasan dan dorongan kepada pemko
“Namun,kalau dari sisi DPRD, tentu kami terus mendorong Pemko untuk secara konsisten melakukan penataan pada kawasan-kawasan yang padat penduduk,” tutupnya.
Ikuti Kaltengbicara.com di Google News untuk dapatkan informasi lainnya.














