PALANGKA RAYA – Ketua Komisi III DPRD Kalimantan Tengah, Sugiyarto, menyambut positif langkah Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, yang menghibahkan lahan pribadi seluas 20 hektare di Kabupaten Kotawaringin Barat untuk pembangunan Sekolah Garuda.
Menurut Sugiyarto, hibah lahan tersebut merupakan wujud komitmen pemerintah daerah dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia sekaligus menyukseskan program strategis nasional di bidang pendidikan.
Legislator Partai Gerindra itu menilai inisiatif gubernur menjadi langkah konkret dalam mempercepat pembangunan sektor pendidikan di Kalimantan Tengah. Ia berharap pemerintah pusat dapat merespons positif dukungan tersebut agar rencana pembangunan Sekolah Garuda segera terealisasi.
“Langkah yang dilakukan Pak Gubernur sudah sangat bagus. Ini bentuk komitmen daerah dalam mendukung program pemerintah pusat, dan kami berharap bisa direspons dengan baik agar Sekolah Garuda benar-benar bisa dibangun di wilayah barat Kalimantan Tengah,” ujar Sugiyarto melalui pesan suara WhatsApp, Rabu (11/3).
Ia mengatakan, kehadiran Sekolah Garuda di wilayah barat Kalimantan Tengah akan membuka peluang besar bagi peningkatan kualitas pendidikan generasi muda. Bahkan, ke depan ia berharap program serupa juga dapat diperluas ke wilayah timur provinsi, khususnya kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) Barito.
“Kalau memungkinkan, selain di wilayah barat seperti Kotawaringin Barat, kami juga berharap nantinya ada pembangunan Sekolah Garuda di wilayah timur, khususnya daerah DAS Barito, sehingga pemerataan pendidikan bisa benar-benar dirasakan,” katanya.
Sugiyarto menilai hibah lahan yang diberikan gubernur tidak hanya menunjukkan dukungan terhadap program nasional, tetapi juga dapat mendorong partisipasi masyarakat dalam memajukan sektor pendidikan. Menurutnya, pembangunan sekolah unggulan tersebut akan memperkuat upaya mencetak sumber daya manusia yang kompetitif dan berdaya saing.
“Dengan adanya Sekolah Garuda di Kalimantan Tengah, diharapkan anak-anak kita yang berprestasi tidak perlu lagi keluar daerah untuk mendapatkan pendidikan berkualitas. Ini peluang besar untuk mencetak generasi yang mampu bersaing dengan provinsi lain,” tegasnya.
Ia menambahkan, program yang digagas pemerintah pusat melalui kementerian terkait itu membutuhkan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten/kota agar pelaksanaannya berjalan optimal.
“Karena ini program pemerintah pusat, tentu perlu sinergitas semua pihak, baik pemerintah provinsi maupun pemerintah kabupaten/kota. Dukungan seluruh stakeholder sangat penting agar program ini benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Sugiyarto berharap pembangunan Sekolah Garuda nantinya dapat menjadi pusat lahirnya generasi muda berprestasi yang memiliki kemampuan akademik unggul dan mampu berkontribusi bagi pembangunan daerah.
“Harapan kita sekolah ini bisa menyeleksi anak-anak terbaik Kalimantan Tengah yang memiliki prestasi akademik tinggi dan potensi besar untuk menjadi kader pembangunan daerah di masa depan,” tutupnya.
Ikuti Kaltengbicara.com di Google News untuk dapatkan informasi lainnya.














