Dinas TPHP Kalteng Dukung Gerakan Pangan Murah Melalui Kalteng EXPO 2026

Palangka Raya – Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (TPHP) Provinsi Kalimantan Tengah kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) dalam rangkaian Kalteng Expo 2026 yang berlangsung di Palangka Raya pada 30 Juni hingga 4 Juli 2026.

Kegiatan tersebut disambut antusias masyarakat yang memanfaatkan kesempatan membeli berbagai kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.

Sejak hari pertama pelaksanaan, stan Dinas TPHP dipadati pengunjung yang membeli beras, telur, bawang merah, bawang putih, cabai, sayuran hortikultura, hingga berbagai produk pangan lokal.

Program ini menjadi salah satu upaya Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan sekaligus membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih murah.

Kepala Dinas TPHP Provinsi Kalimantan Tengah, Rendy Lesmana, mengatakan keikutsertaan pihaknya dalam Kalteng Expo tidak hanya menjadi ajang promosi sektor pertanian, tetapi juga bentuk pelayanan kepada masyarakat.

“Melalui Gerakan Pangan Murah ini, kami ingin membantu masyarakat memperoleh bahan pangan berkualitas dengan harga terjangkau, sekaligus mendukung upaya pemerintah menjaga stabilitas harga dan pengendalian inflasi,” ujar Rendy Lesmana.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk memperkenalkan berbagai produk pertanian dan peternakan lokal agar semakin dikenal serta diminati masyarakat.

Selain menghadirkan stan utama di Hall A Indoor yang menampilkan produk pertanian kemasan dan layanan Klinik Tani, Dinas TPHP juga membuka stan outdoor yang menjual berbagai produk UMKM binaan.

Komoditas yang dipasarkan antara lain telur ayam, telur omega, gula pasir, minyak goreng, hingga aneka hasil olahan pertanian dan peternakan.

Sementara itu, Kepala Bidang Hortikultura Dinas TPHP Provinsi Kalimantan Tengah, Mukti Aji, mengatakan berbagai komoditas hortikultura dijual dalam kemasan ekonomis agar mudah dijangkau masyarakat.

“Kami menyediakan berbagai komoditas seperti pokcoy, selada, tomat, kecipir, bawang merah, bawang putih, cabai rawit, cabai keriting, dan cabai merah besar dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasar,” kata Mukti Aji.

Menurutnya, melalui Gerakan Pangan Murah, masyarakat tidak hanya memperoleh bahan pangan berkualitas dengan harga lebih murah, tetapi juga turut mendukung pemasaran hasil pertanian lokal dan meningkatkan kesejahteraan petani di Kalimantan Tengah.

Ikuti Kaltengbicara.com di Google News untuk dapatkan informasi lainnya.

pesona haka kalibata