Jelang Ramadhan, Penumpang Kapal Laut di Sampit Naik Signifikan

FOTO: Penumpang dari Surabaya-Sampit yang tiba di Pelabuhan Mentaya.

SAMPIT, KBC – Menjelang Bulang Suci Ramadhan 1445 Hijriah atau 2024 Masehi, penumpang kapal yang bertolak dari Pelabuhan Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim)menuju Pulau Jawa mengalami peningkatan signifikan.

Manajer PT Dharma Lautan Utama Cabang Sampit, Hendrik Sugiharto, mengungkapkan bahwa lonjakan tersebut mulai terasa dua minggu sebelum puasa.

“Sejak dua minggu sebelum puasa (Ramadhan), rata-rata kapal sudah melayani kapasitas angkut kami yaitu 650 pelanggan yang pulang ke Jawa untuk Nyadran. Akan tetapi masih menggunakan tarif normal yaitu Rp290.000,” ujar Hendrik Sugiharto kepada wartawan ini. Sabtu, 9 Maret 2024.

Tradisi Nyadran, ziarah ke kuburan para leluhur atau keluarga yang sudah meninggal, menjadi pendorong utama lonjakan ini. Berdasarkan pengamatan Hendrik, antusiasme untuk menjalankan tradisi tersebut meningkat tajam seiring dengan mendekatnya bulan suci Ramadhan.

PT Dharma Lautan Utama (DLU) beroperasi dengan dua kapal di Pelabuhan Sampit, yaitu KM Kirana III dan KM Kirana I, dengan rute tujuan keberangkatan Sampit-Surabaya dan Sampit-Semarang. Namun, saat ini, jadwal lintasan ke Sampit-Semarang masih menunggu konfirmasi karena KM Kirana I sedang dalam pemeliharaan.

Dalam kondisi normal, kapal jenis roro tersebut mampu mengangkut sekitar 300 hingga 400 penumpang. Namun, menjelang Ramadhan, angka tersebut melonjak hingga mencapai 650 orang.Sementara itu, antrian untuk pemesanan tiket keberangkatan menjelang Ramadhan semakin ramai.

“Masih banyak calon penumpang yang pesan tiket untuk keberangkatan menjelang Ramadhan,” ungkap Hendrik.

Sementara itu, pihak PT Dharma Lautan Utama terus berupaya untuk memastikan layanan yang optimal bagi para penumpang yang melakukan perjalanan jelang bulan suci Ramadhan.// (KBC/MG1)

pesona haka kalibata