KaltengBicara.com – Sampit. Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kotawaringin Timur (Kotim) Rudianur berharap, Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Murni Tahun Anggaran 2022 harus terealisasi dan terserap maksimal.
Jangan sampai terjadi silpa yang tinggi seperti tahun lalu. Padahal sebelumnya sudah dianggarkan dan di programkan bersama, sehingga seharunya dalam pelaksanaan program pembangunan sudah dipertimbangkan dengan matang baik anggaran maupun waktunya.
“kami minta kepada seluruh SOPD di Kotim untuk bekerja maksimal sesuai dengan apa yang di programkan oleh pemerintah daerah. Dan semua program pembangunan harus segera dilaksanakan,” ujarnya, Rabu (10/8).
Ia juga mengingatkan, agar pembangunan dilakukan sesuai dengan waktu yang sudah dijadwalkan, sehingga tidak ada pembangunan yang terlambat atau bahkan belum selesai di akhir tahun anggaran yang biasanya menyumbang silpa.
“Pemerintah daerah harus mendahulukan kegiatan fisik yang menggunakan anggaran besar untuk bisa menciptakan perubahan besar di internal pemerintah daerah sendiri yang berkaitan dengan kinerja perangkat daerah,” tegasnya.
Biasanya tambahnya, karena masih banyak yang belum diselesaikan, akan mempengaruhi kepada sisa anggaran, padahal kegiatan sudah dianggarkan namun tidak sempat dilakukan karena masa anggaran sudah habis yang kemudian menjadi silpa./// (Tie)














