Jangan Orientasi Jadi ASN, Para Sarjana Harus Jadi Pencipta Lapangan Kerja.

Anggota DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), M Khozaini.

KaltengBicara.com – Sampit. Anggota DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), M Khozaini mendorong agar para sarjana untuk tidak terlalu berharap menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Pasalnya dari jumlah yang diterima dan jumlah yang diluluskan perguruan tinggi itu tidak seimbang. Dia mendorong agar para sarjana ini bisa menjadi pencipta lapangan kerja. Apalagi saat ini dengan memanfaatkan teknologi dan aplikasi sangat memungkinkan generasi muda ini menjadi sukses.

“Ya seharusnya jangan hanya terpikir jadi PNS tetapi bagaimana caranya seorang lulusan Sarjana itu berkreasi dan berkarya diluar ASN. Banyak sektor-sektor selain itu digarap. Pasalnya kalau hanya ingin jadi ASN maka akan muncul sarjana-sarjana yang nonjob.” katanya Kamis, (19/01).

Sangat disayangkan, lanjutnya jika sarjana yang menampuk pendidikan selama empat tahun di bangku akademik namnun ketika lulus harus menganggur. Hal ini sebenarnya hal yang mengkawahtirkan bagi suatu daerah.

“Makanya pemerintah itu mendorong bagaimana para sarjana ini berkarya menurut kemampuan dan potensinya,. Baik jadi wirausaha, bahkan seorang sarjana itu tidak masalah jadi seorang petani dan peternak. Gunakan keahliannya dari Sarjana Pertanian itu untuk melaksanakan kegiatan itu,”ujarnya

Namun, kata dia faktanya dilapangan saat ini banyak para sarjana yang memilih untuk menunggu lama menjadi seorang CPNS. Pada akhirnya ekspektasi untuk menjadi PNS itu sulit tercapai. Kondisi demikian yang selalu terjadi ditengah masyarakat lokal.

“Makanya kita mesti merubah paradigma, Sarjana bukan berarti harus kerja dikantoran berpakaian rapi berdasi tetapi bagaimana dia bisa memanfaatkan ilmunya untuk berkarya dilapangan dan meciptakan lapangan bekerjaa bagi masyarakat lainnya,”tandas politikus Hanura. /// (Sum).

Editor: Jhoni Sanjaya Suhin

pesona haka kalibata