KALTENGBICARA.COM – SAMPIT. Sudah mulai memasuki tahapan tahapan persiapan bakal calon kepala desa yang akan digelar september mendatang sebayak 77 desa akan memilih kepala desa di Kabupaten Kotawaringin Timur.
“Pemilihan kepala desa (Pilkades) yang diharapkan ia lah berlangsung dengan sukses dan bebas dari Mony Politik . Pilkades ini menjadi sorotan karena terwujudnya pelaksanaan yang transparan, adil, dan berintegritas, yang memberikan harapan baru bagi demokrasi di tingkat desa.” ujar Sutik Anggota Komisi I DPRD Kotim ini
Masyarakat harus cerdas dalam memilih kepala desa yang dianggap mampu membawa perubahan dan kemajuan bagi masyarakat desa. Selama masa kampanye, calon-calon kepala desa fokus pada program-program yang akan meningkatkan kesejahteraan dan memajukan desa secara keseluruhan, tanpa mengadu domba masyarakat dengan isu-isu politik yang tidak relevan.
“Saya minta dinas teknis supaya mengawasi kinerja panitia nya hingga kedesa desa jangan hanya duduk duduk saja mulai dari tahapan seleksi harus diawasi secara ketat dan panitia yang ditunjuk juga harus benar benar orang yang netral tidak memihak kepada salah satu calon saja ,hal ini lakukan guna meminimalisir peluang adanya kecurangan dan memastikan bahwa suara masyarakat benar-benar terwakili.” tutur Politisi Gerindra ini kepada wartawan kaltengbicara.com Kamis, (15/6). //
(KBC/003).














