Ini Saran DPRD Terkait Bali di Kotim

Keterangan : Ist / foto Sutik, Anggota komisi I DPRD Kotim

KALTENGBICARA.COM – SAMPIT. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kotawaringin Timur (Kotim) menyarankan adanya program pembinaan khusus untuk anak remaja yang sering terlibat dalam kegiatan balapan liar (bali) di jalan umum didalam kota sampit Langkah ini diambil sebagai upaya untuk mengurangi risiko kecelakaan dan membentuk sikap bertanggung jawab pada generasi muda.

“Kegiatan balapan liar di Kotim telah menjadi perhatian utama bagi warga setempat dan pemerintah daerah. Balapan liar yang melibatkan anak remaja ini seringkali berlangsung di jalan raya dan meresahkan masyarakat sekitar. Selain membahayakan keselamatan pengendara lainnya, kegiatan ini juga melanggar aturan lalu lintas.”ujar Sutik Anggota komisi I DPRD Kotim ini, (16/6).

Sutik sangat prihatin terhadap aktivitas balapan liartersebut. Mereka mengakui perlunya intervensi yang tepat untuk mengatasi masalah ini, terutama melalui program pembinaan yang melibatkan berbagai pihak terkait.

Salah satu usulan yang diajukan adalah pendirian pusat pembinaan bagi anak remaja yang sering terlibat dalam balapan liar. Pusat ini akan memberikan pendidikan dan pelatihan mengenai kesadaran berlalu lintas, etika berkendara, serta risiko dan bahaya balapan liar. Selain itu, program ini juga akan melibatkan para ahli dan pemangku kepentingan terkait, seperti kepolisian, pemerintah daerah, dan tokoh masyarakat.

“Selain itu juga pasilitas sirkuit yang sudah ada itu bisa dimanfaatkan guna mengas. Bakat mereka dalam balapan motor sehingga mereka tidak mengunakan jalan raya .” tutur Sutik

Sutik juga menyadari pentingnya mengubah perilaku anak remaja yang terlibat dalam balapan liar. Melalui program pembinaan tersebut diharapkan dapat membentuk generasi muda yang lebih bertanggung jawab dan sadar akan pentingnya keselamatan berlalu lintas.

“Saya berharap dengan langkah ini, anak remaja akan merasa terdorong untuk memilih alternatif hiburan yang lebih aman dan produktif.Pembinaan anak remaja yang sering melakukan balapan liar, diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman dan mengubah perilaku negatif menjadi positif. Semua pihak diharapkan dapat bekerja sama dalam mewujudkan tujuan tersebut.” pungkasnya. //

pesona haka kalibata