IMG-20260104-WA0005

Tingkatkan Keterampilan Mahasiswa, BEM FISIP UPR Gelar LKMM-TD 

Foto bersama saat kegiatan LKMM-TD berlangsung.

PALANGKA RAYA, KBC – Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Palangka Raya (BEM FISIP UPR) mengadakan kegiatan Latihan Keterampilan Manajemen Mahasiswa Tingkat Dasar (LKMM -TD) yang dilaksanakan pada tanggal 9-10 maret 2024 bertempat di ruang C3 kampus FISIP UPR.

LKMM-TD merupakan salah satu kegiatan yang bertujuan untuk membekali mahasiswa dengan kemampuan memimpin dengan cara memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan manajerialnya. Selain itu juga diharapkan melalui kegiatan ini mahasiswa mampu untuk mengimplementasikan materi yang di dapat selama kegiatan tersebut.

Rangkaian kegiatan yang dilaksanakan oleh BEM FISIP UPR selama 2 hari tersebut diisi dengan berbagai materi berbentuk pengembangan diri mahasiswa dan juga diskusi yang disampaikan oleh berbagai pemateri baik dari unsur dosen, alumni dan juga mahasiswa. dalam kegiatan tersebut juga mahasiswa yang menjadi peserta dihadiri sebanyak kurang lebih 20 orang.

Gubernur BEM FISIP UPR, Agus Priantoni Jaya menyampaikan bahwa melalui kegiatan ini diharapkan mahasiswa dapat mengimplementasikan ilmu yang didapat dan sekaligus menjadi pemantik kembali semangat berorganisasi terkhususnya di dalam lingkungan kampus fisip upr.

“Saya berharap melalui kegiatan LKMM TD ini mahasiswa dapat mengimplementasikan materi yang sudah di dapatkan dan juga yang menjadi harapan bisa menjadi pemantik kembali semangat berorganisasi mahasiswa FISIP UPR yang saat ini semakin berkurang”. ucap Agus

Dr. Syamsuri., S.Sos., M.Si selaku Wakil Dekan III bidang Kemahasiswaan FISIP UPR yang sekaligus membuka kegiatan LKMM-TD secara resmi juga menyampaikan bahwa melalui kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat kepada mahasiswa dalam rangka meningkatkan kemampuan skill dan kemampuan manajerialnya, karna mahasiswa tidak hanya dituntut untuk memiliki potensi akademik yang mempuni tetapi juga harus dipupuk dengan keahlian soft skill yang lain.

“Mahasiswa tidak hanya dituntut untuk memiliki sebuah potensi akademik yang mempuni tetapi juga harus dipupuk dengan sebuah keahlian keahlian lain, harus dipupuk dengan soft skil yang lain sehingga nanti apa yang dibawa setelah menjadi seorang sarjana tidak hanya selembar ijasah tetapi ada nilai yang tertanam di dalam diri sehingga ketika terjun di dalam organisasi ataupun masyarakat mereka sudah dibekali sebuah keterampilan untuk mampu survive di dalam masyarakat”. pungkas beliau. // (KBC/006) 

pesona haka kalibata