Insentif Tokoh Masyarakat dan Keagamaan di Palangka Raya Diperkuat

PALANGKA RAYA – Anggota Badan Anggaran DPRD Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Khemal Nasery mengungkapkan adanya penambahan alokasi anggaran sebesar Rp6,3 miliar untuk insentif sejumlah unsur pelayanan masyarakat.

“Penambahan anggaran ini mencakup insentif untuk mantir, damang, pendeta, guru agama, serta unsur lainnya,” kata Khemal di Palangka Raya, Rabu (21/1).

Ia menjelaskan, sebelumnya Pemerintah Kota Palangka Raya telah menganggarkan tunjangan bagi Ketua RT, RW, damang, dan mantir. Namun, berdasarkan hasil evaluasi Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah yang disampaikan Gubernur, terdapat tambahan anggaran guna memperkuat dukungan terhadap para tokoh dan pelayan masyarakat tersebut.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dan Gubernur. Meskipun Pemko sudah menganggarkan, masih ada tambahan insentif yang diberikan,” ujarnya.

Menurut Khemal, tambahan anggaran ini diharapkan dapat menjadi pemicu semangat bagi Ketua RT, RW, mantir, damang, serta unsur pelayanan keagamaan untuk terus meningkatkan kinerja dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Harapannya, dengan adanya tambahan dana insentif ini, pelayanan kepada masyarakat bisa semakin optimal,” tuturnya.

Ia menambahkan, penambahan insentif tersebut direncanakan mulai direalisasikan pada Tahun Anggaran 2026. Langkah ini diharapkan mampu mendorong peningkatan kesejahteraan sekaligus kinerja para mantir, damang, pendeta, guru agama, dan unsur pelayanan masyarakat lainnya.

“Semoga tambahan alokasi anggaran ini berdampak pada meningkatnya kesejahteraan dan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” tukasnya. //

Ikuti Kaltengbicara.com di Google News untuk dapatkan informasi lainnya.

pesona haka kalibata