PALANGKA RAYA – Anggota Komisi II DPRD Kota Palangka Raya, Khemal Nasery, berharap pelaksanaan pembangunan pada 2026 tetap berjalan optimal meski pemerintah daerah menghadapi tekanan fiskal cukup berat akibat pemotongan Transfer Keuangan Daerah (TKD) dari pemerintah pusat.
Ia menyebutkan, pemotongan TKD yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Bagi Hasil (DBH) mencapai sekitar Rp253 miliar. Kondisi tersebut menjadi tantangan besar bagi Pemerintah Kota Palangka Raya dalam menjaga stabilitas pembangunan dan pelayanan publik.
“Meski tekanannya sangat besar, kita harus tetap optimistis. Mudah-mudahan wali kota dan wakil wali kota memiliki terobosan untuk menutupi kekurangan anggaran akibat pemotongan dari pusat,” kata Khemal, Selasa (10/2/2026).
Menurutnya, langkah Pemko Palangka Raya yang gencar meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui optimalisasi pajak dan retribusi daerah merupakan strategi tepat untuk menopang pembiayaan pembangunan, baik di sektor infrastruktur, pengembangan sumber daya manusia, maupun pelayanan publik.
Khemal menegaskan, pemotongan anggaran tidak boleh berdampak pada penurunan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Jangan sampai karena pemotongan anggaran, pelayanan publik justru menurun. Sebaliknya, harus terus ditingkatkan,” tegasnya.
Ia juga mengapresiasi kebijakan Pemko Palangka Raya yang tidak memangkas Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi aparatur sipil negara (ASN), meskipun terjadi pengurangan dana transfer dari pemerintah pusat. Menurutnya, kebijakan tersebut menunjukkan komitmen pemerintah daerah terhadap kesejahteraan ASN.
“Ini langkah yang sangat baik. Pemko tetap memikirkan kesejahteraan ASN, berbeda dengan di tingkat provinsi yang melakukan pemotongan TPP hingga 30 persen,” katanya.
Namun demikian, ia mengingatkan agar kebijakan tersebut diimbangi dengan peningkatan kinerja ASN. Ia meminta seluruh aparatur sipil negara di lingkungan Pemkot Palangka Raya bekerja lebih profesional dan bertanggung jawab. //
Ikuti Kaltengbicara.com di Google News untuk dapatkan informasi lainnya.














