KALTENGBICARA.COM – SAMPIT. Ketua Praksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), M. Abadi sangat menyayangkan jika di Kabupaten Kotawaringin Timur adanya rokok ilegal beredar semestinya pihak terkait terutama BEA Cukai Kotim melakukan suatu upaya yang ditempuh adalah dengan menjalin koordinasi dengan pemerintah daerah, khususnya Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk mengawasi peredaran rokok ilegal di daerah dan mencegah kerugian dari maraknya rokok ilegal. Rental mobil bandung
“Rokok ilegal dinilai merugikan banyak pihak. “Rokok ilegal menjadi penyebab kerugian pendapatan negara dan menghambat berkembangnya industri rokok nasional. Selain itu masyarakat pun terancam dengan efek buruk rokok ilegal, serta para penjual rokok yang resmi pasti nya rugi karena barangnya sulit laku para perokok akan memilih rokok yang murah.” ujar Abadi Jumat, 11 Mei 2023.
Abadi berharap pihak penegak hukum bisa mengatasi persoalan ini bersama pemkab kotim supaya tidak ada lagi pihak pihak yang dirugikan dan memang yang nama nya ilegal itu tidak dibenarkan secara hukum harus di brantas semua pintu masuk barang baik itu laut ,darat dan udara harus diperketat pengawasanya terutama angkutan barang barang.
“Saya harap pengawasan bisa diperketat baik itu laut, darat mau pun udara supaya bisa mengatisivasi masuk nya barang ilegal ke Kotim” tutur Abadi.
Dia juga mengatakan jika Merujuk pada Peraturan Menteri Keuangan nomor PMK-260/PMK.07/2020 tentang Penggunaan, Pemantauan, dan Evaluasi Pemanfaatan DBHCHT, persentae peruntukan DBHCHT adalah 50% untuk bidang kesejahteraan masyarakat, 25% untuk bidang penegakan hukum, dan 25% untuk bidang kesehatan. Produsen Sepatu Casual Tangerang
“Untuk kegiatan penegakan hukum, salah satunya adalah pemberantasan rokok ilegal sehingga pemerintah daerah dalam hal ini Satpol PP perlu melakukan koordinasi dengan Bea Cukai untuk menjalin sinergi, kerja sama, dan membahas rencana kegiatan yang akan dilakukan selama tahun 2021 dalam melaksanakan kegiatan pengawasan dan pemberantasan rokok ilegal,” ungkapnya. // (Sum)














