Legislator Sambut Baik Wacana Pemerintah Pusat Akan Dirikan BLK di Kotim

Foto : Rinie, Ketua DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur. (ist)

KALTENGBICARA.COM – SAMPIT. Rencana pemerintah pusat untuk mendirikan Unit Pelayanan Teknis Pusat (UPTP) Balai Latihan Kerja (BLK) di Sampit mendapat apresiasi tinggi dari DPRD setempat karena diyakini akan membawa dampakpositif yang besar bagi daerah ini. Salah satunya Kotim bisa menjadi rumah untuk me nghasilan tenaga kerja siap pakai dan berkualitas jika memang rencana tersebut terealusasi.

Ketua DPRD Kotim, Rinie berharap pendirian UPTP BLK ini berjalan lancar sehingga bisa segera beroperasi. Pemerintah daerahjuga sangat serius, dibuktikan dengan hibah lahan yang sudah diserahkan untuk pembangunan UPTP BLK tersebut. Kehadiran BLK ini nantinya akan dapat mengoptimalkan upaya peningkatan sumber daya manusia,khususnya dalam hal keterampilan kerja. Tujuannya agar masyarakat mempunyai daya saing tinggi di bursakerja karena memiliki keterampilan kerja yang mumpuni.

“Kami di DPRD mendukung penuh program ini. Kami minta Dinas Tenaga Kerja untuk terus memonitor agarbisa membantu jika dalam pelaksanaan di lapangan terdapat kendala. Kita semua harus mendukungprogram ini,” ucap Rinie. Selasa, 16 Mei 2023.

Sebelumnya tim dari Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker) membuktikan komitmen mereka untuk membangunUPTP BLK Kotim dengan mengalokasikan anggaran Rp800 juta untuk tahap awalpembangunannya.

“BLK tahn ini sudah ada dana perencanaan. Mereka (Kemenaker) sedang sondir (uji kekuatan tanah) bersama konsultan perencanaan, termasuk lab tanah. Tahun ini untuk perencanaan Rp. 800 juta,” katanya.

Tanah yang dihibahkan untuk pendirian UPTP BLK tersebut terletak di Jalan Jenderal Sudirman km 4,5. Tanah seluas 4,3 hektare itu sebelumnya ditempati Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Kotawaringin Timur. Selain itu juga ada lahan seluas 20 hektare di Jalan Jenderal Sudirman km 16 yang sudah disiapkan.

Rencananya tanah di km 4,5 akan dibangun bangunan UPTP BLK, sedangkan di km 16 disiapkan untuk pengembangan dan kegiatan lapangannya.Saat ini baru tahap awal. Selanjutnya mungkin sekitar Rp20 miliar untuk bangunannya yang akan dikerjakan sekaligus pada 2024, biaya itu di luar peralatan. // (Sum)

pesona haka kalibata